Meriahkan HUT ke-77 RI, Dinas PK Kota Kupang Gelar Pameran

0
258
Pembukaan Pameran Edukasi dan Pentas Seni Pelajar dan "launching" Pemetaan Zonasi Pelestarian Kesenenian Tradisional Tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang, Selasa (2/8/2022).

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Kemerdekaan Indonesia, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kota Kupang menggelar Pameran Edukasi dan Pentas Seni Pelajar. Kegiatan yang dipadukan dengan launching Pemetaan Zonasi Pelestarian Kesenenian Tradisional Tingkat SD/MI dan SMP/MTs se-Kota Kupang tersebut belangsung pada Selasa – Kamis, 2 – 11 Agustus 2022.

Walikota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, S.E., M.M., dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Walikota Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Dr. I Wayan Ari Wijana S. Putra, M.Si., mengatakan bahwa Pemerintah Kota Kupang akan selalu mendukung setiap kegiatan yang bertujuan untuk mencerdaskan anak bangsa dan berharap agar upaya-upaya melestarikan budaya-budaya lokal sebagai identitas dan jati diri daerah yang sering dibentur oleh budaya-budaya dari luar, harus terus menerus digalakan.

“Beberapa pesan yang ingin saya sampaikan dalam kegiatan hari ini yakni kegiatan pameran edukasi dan pentas seni ini merupakan suatu langkah strategis yang diselenggarakan oleh Dinas PK Kota Kupang sebagai bagian dari upaya pemerintah untuk mencerdaskan anak bangsa, generasi muda, generasi penerus bangsa serta melestarikan seni budaya lokal sebagai salah satu identitas dan aset berharga daerah. Penting bagi anak-anak kita untuk mengenal budaya daerah agar mereka dapat tetap mempertahankan seni budaya warisan leluhur kita sehingga tidak mudah punah digerus pengaruh budaya dan trend asing yang kerap dianggap lebih modern,” ungkapnya, Selasa (02/08/2022) di halaman Dinas PK Kota Kupang.

Ia berharap agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan setiap tahun oleh Dinas PK Kota Kupang dan dapat membangun kesadaran dan partisipasi berbagai elemen seperti orang tua, guru bahkan masyarakat untuk turut serta menanamkan kecintaan terhadap seni budaya etnis daerah baik melalui pameran edukasi maupun pentas seni seperti yang dilaksanakan selama 10 hari ke depan.

“Yang perlu kita sadari dari kegiatan ini, tentang pentingnya upayah mewariskan seni budaya kepada generasi muda, karna tanpa adanya upaya pewarisan maka kita akan alami ancaman punahnya budaya lokal,” tandasnya.

Kepala Dinas PK Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., menyampaikan, kegiatan bertema “Menuju Siswa yang Cerdas dan Berbudaya” tersebut dapat menjadi dasar bagi perwujudan rasa nasionalisme, persatuan dan kesatuan serta menjadi wadah untuk mengekspresikan kreativitas yang  kiranya dapat bermanfaat bagi banyak orang.

“Melalui momentum menyambut dan memeriahkan HUT RI ke 77, yang melandasi kegiatan pada hari ini dapat kita jadikan tongkat penting untuk kembali menyuarakan semangat persatuan dan kesatuan, rasa nasionalisme dan membangkitkan tekad untuk saling unjuk kreativitas dan karya-karya nyata yang bermanfaat bagi diri pribadi, keluarga, sekolah maupun bagi daerah ini,” ujar Dumuliahi Djami.

Ia juga mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut lahir dari sebuah perbincangan sederhana dengan para kepala sekolah, MKKS dan MKKKS, untuk mengadakan sebuah kegiatan positif yang selama ini tidak sempat dijalankan akibat pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini adalah buah dari diskusi-diskusi tidak formal dari teman-teman kepala sekolah, MK2S dan MK3S untuk SD dan SMP, merupakan kesepakatan bersama untuk kita melakukan kegiatan-kegiatan positif yang mana pada tahun terakhir ini kita di rumah saja. Semua di rumah saja. Belajar di rumah saja, sampai pada perayaan 17 Agustus juga dilakukan melaui zoom juga di rumah saja. Oleh karena itu, pada level 1 sekarang, atas permintaan teman-teman dan kesepakatan bersama akhirnya kegiatan ini dijalankan,” tandasnya.

Sementara itu dalam laporan kegiatan, Kabid Dikdas Dinas PK Kota Kupang, Okto Naitboho, S.Pd., selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan ruang untuk mengeksplorasi bakat dan minat serta menumbuhkan sikap sportifitas dari peserta didik dan juga membangun komunikasi yang lebih baik dengan para pendidik.

“Perlu kami tegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wahana untuk para pelajar dari jenjang SD, SMP maupun para pendidik, juga para kepala sekolah dapat mengekspresikan kreativitas yang dia miliki, yang mana sudah terpendam kurang lebih dua tahun akibat pandemi Covid-19,” ujarnya.

“Maksud dari kegiatan ini adalah untuk mengingatkan kembali bahwa kemerdekaan Indonesia yang diraih dari hasil perjuangan para pahlawan yang telah gugur di medan perang, meningkatkan pemahaman siswa akan pentingnya budaya daerah sebagai identitas dan jati diri daerah serta melestarikan kesenian tradisional NTT. Sementara tujuannya yakni memperingati HUT RI yang ke-77, memberikan apresiasi dan edukasi kepada pelajar, meningkatkan minat dan bakat terhadap seni budaya NTT, meningkatkan jiwa sportifitas dan sebagai ajang silahturami antara pelajar dengan pendidik,” pungkasnya. (Yosi Bataona/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here