Badan Bahasa Gelar Peningkatan Mutu Fasilitator Literasi Regional NTT dan NTB

0
371
Pose bersama Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT, panitia, narasumber, dan peserta kegiatan Peningkatan Mutu Fasilitator Pendampingan Buku Bacaan Literasi dan Modul Literasi Numerasi Tingkat Regional NTT dan NTB usai pembukaan kegiatan pada Senin (15/8/2022) di Hotel Neo Eltari Kupang, NTT. (Foto: Dokumentasi Panitia)

Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek melalui Pusat Bahasa dan Sastra menggelar kegiatan Peningkatan Mutu Fasilitator Pendampingan Buku Bacaan Literasi dan Modul Literasi Numerasi Tingkat Regional NTT dan NTB pada Senin – Kamis, 15 – 18 Agustus 2022 di Notel Neo Eltari Kupang, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan ini diikuti oleh 48 peserta dari 15 kab/kota di Provinsi NTT dan 1 kabupaten di NTB.

Dalam sambutannya ketika membuka kegiatan, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT Elis Setiati mengungkapkan, kegiatan tersebut bertujuan mempersiapkan para fasilitator yang handal untuk memberikan pelatihan kepada para guru di masing-masing kab/kota pada bulan September 2022 mendatang.

“Saya harapkan teman-teman bisa mengambil yang penting untuk dibawa pulang, karena setelah kegiatan empat hari di sini tidak akan ada lagi pendampingan untuk Anda,” ungkap Elis Setiati.

Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT Elis Setiati ketika membuka kegiatan. (Foto: Robertus Fahik)

Lebih lanjut ia mengutarakan bahwa dalam kegiatan ini peserta akan diberi berbagai pelatihan oleh para narasumber seperti bagaimana membuat perpustakaan, menyusun buku-buku bacaan, membaca nyaring, dan berbagai kegiatan lainnya yang akan menjadi bekal penting bagi seorang fasilitator.

“Menurut saya, fasilitator itu menjadi apapun. Seorang fasilitator itu harus menarik. Karena saya yakin yang berkumpul di sini orang hebat semua. Silakan gunakan kemampuan Anda untuk menjadi profesional di sini karena ketika sudah keluar, Anda membuat orang untuk melakukan sesuatu,” tandasnya.

Sementara itu Koordinator KKLP Literasi Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek, Retno Utami mengatakan, kegiatan tersebut diselenggaran oleh Kemendikbudristek dalam rangka Gerakan Literasi Nasional (GLN) terutama dalam meningkatkan literasi bagi anak-anak di tingkat SD di 81 kab/kota se-Indonesia yang dibagi ke dalam 4 region yakni (1) Sumatera; (2) Kalimantan dan Sulawesi; (3) NTT dan NTB; (4) Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat.

Dalam melaksakan program tersebut, lanjut Retno Utami, Badan Bahasa tidak mungkin berjalan sendiri dan membutuhkan peran serta berbagai pihak. Ia menjelaskan, dalam kegiatan ini hadir para fasilitator tingkat nasional yang akan memberikan pendampingan bagi fasilitator tingkat regional sebagai ujung tombak Badan Bahasa di daerah.

Penyampaian materi oleh Koordinator KKLP Literasi Badan Bahasa, Kemendikbudristek, Retno Utami. (Foto: Robertus Fahik)

“Ikuti kegiatan secara aktif, secara baik. Pahami dan aplikasikan apa yang didapat di kabupaten/kota masing-masing. Bapak/ibu adalah ujung tombak kami di daerah,” ungkap Retno Utami.

“Kami sangat mengharapkan komitmen dari bapak/ibu. Saat jadwal kegiatan di kabupaten/kota masing-masing, kami harapkan bapak/ibu siap,” lanjutnya.

Informasi yang dihimpun media ini menyebutkan, peserta kegiatan berasal dari berbagai kalangan yakni staf teknis Kantor Bahasa Provinsi NTT, perwakilan Duta Bahasa NTT, perwakilan Dinas Pendidikan kab/kota, guru, dan pegiat literasi/komunitas dari 15 kab/kota di NTT dan 1 kabupaten di NTB.

Kegiatan berlangsung dalam 7 sesi utama yakni Sesi 1: Pengenalan dan Penjenjangan Buku Bermutu, Sesi 2: Fasilitasi Pendampingan dan Pemanfaatan Buku Hibah, Sesi 3: Pengelolaan dan Penataan Buku Bermutu, Sesi 4: Membaca Nyaring, Sesi 5: Membaca Bersama, Sesi 6: Pemanfaatan Modul Literasi Numerasi, dan Sesi 7: Pemanfaatan Buku Hibah. Selain 7 sesi utama tersebut, di akhir kegiatan akan ada persiapan Workshop Kabupaten, Gugus, dan Pendampingan sebagai kelanjutan dari kegiatan tersebut. (rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here