HUT ke-77 RI, Ini Pesan Rektor Unwira Kupang

0
192
Rektor Unwira Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD ketika menyampaikan amanatnya pada upacara peringatan HUT ke-77 RI, Rabu (17/08/2022) di halaman Gedung Rektorat Unwira Kupang.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Keluarga besar Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-77 Republik Indonesia pada Rabu (17/08/2022) di halaman Gedung Rektorat Unwira Kupang.

Dalam amanatnya, Rektor Unwira Kupang, Pater Dr. Philipus Tule, SVD mengajak semua civitas akademika Unwira untuk menghayati tema HUT ke-77 RI dengan membandingkan situasi penjajahan dulu dengan zaman sekarang.

“Tema HUT RI kali ini adalah ‘Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat’. Mari kita menengok kembali ke belakang, situasi zaman penjajahan dulu dimana dari aspek sosial, orang merindukan kebebasan daripada kekayaan. Dari aspek pendidikan, orang lebih menginginkan buku daripada HP, smartphone, dan lain-lain. Orang lebih suka belajar, pendidikan daripada rekreasi,” ungkap Pater Philipus.

“Mereka tidak menikmati kebebasan, sebaliknya penjajahanlah yang mewarnai hidup mereka. Berbeda dengan kita zaman sekarang, kebebasan sangat kita nikmati. Perayaan HUT RI kita rayakan dengan berbagai macam perlombaan, pawai, dan karnaval dengan tema yang selalu bervariasi,” lanjutnya.

Pater Philipus juga menggambarkan situasi bangsa Indonesia yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 dan dengan semangat kepahlawanan, mengajak semua aivitas akademika Unwira Kupang untuk berpartisipasi dalam membebaskan bangsa dari keterpurukan tersebut.

“Bangsa kita sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19 yang merongrong segala dimensi kehidupan. Oleh sebab itu, seluruh warga Unwira harus bekerja sama dan mengambil bagian dalam memulihkan keterpurukan yang ada,” ujarnya.

Ia menambahkan, “Kita juga harus memaknainya dengan baik yakni kita perlu menghormati para pejuang kemerdekaan dan pengorbanan mereka tidak boleh pudar. Dengan semangat kepahlawanan, kita semua harus berpartisipasi dalam usaha membebaskan masyarakat dan negara dari keterpurukan”.

Pada kesempatan yang sama Pater Philipus juga memperkenalkan para mahasiswa inbownt yang sementara mejalankan program Merdeka Belajar di kampus Unwira. Menurutnya, pertukaran mahasiswa Merdeka Belajar adalah salah satu wujud nyata dalam mengisi kemerdekaan Indonesia.

“Ini ada para mahasiswa inbownt dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia yang sementara menjalankan kuliah di kampus Unwira dalam program pertukaran mahasiswa Merdeka Belajar. Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka merupakan salah satu wujud nyata dalam mengisi kemerdekaan Indonesia. Kita dapat saling belajar keunikan dari kampus-kampus lain sebagai kebhinekaan bangsa,” tandasnya. (Primus/Yosi/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here