Tingkatkan Kompetensi Guru, 3 SMP di Amanuban Selatan Gelar IHT IKM

0
159
Pose bersama panitia narasumber, dan peserta IHT Kurikulum Merdeka (IKM) & Penguatan Kurikulum 2013 di aula SMP Negeri 1 Amanuban Selatan.

TTS, SEKOLAHTIMUR.COM – Guna meningkatkan kompetensi para tenaga pendidik, tiga SMP di wilayah Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) serta Penguatan Kurikulum 2013 pada Rabu – Jumat, 31 Agustus 2022 – 2 September 2022 bertempat di aula SMP Negeri 1 Amanuban Selatan. Tiga SMP tersebut yakni, SMP Negeri 1 Amanuban Selatan, SMP Negeri Kiubaat, dan SMPN Satap Oebelo.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Dominggus J. O. Banunaek, S.E., M.Si., melalui sambungan telepon, Jumat (2/9/2022) kepada media ini menyampaikan terima kasih kepada tiga sekolah di wilayah Kecamatan Amanuban Selatan yang telah menyelenggarakan kegiatan IHT tersebut.

“Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS bersama jajaran menyampaikan terima kasih kepada tiga sekolah yang telah melaksanakan kegiatan In House Training (IHT) terkait dengan implementasi kurikulum merdeka, karena sebagai guru harus siap dan bisa beradaptasi dengan setiap perkembangan kurikulum yang ada,” ungkapnya.

Dominggus Banunaek

Menurut Dominggus, peningkatan kapasitas guru sangat penting untuk dilakukan. Ia berharap agar para guru mengikuti kegiatan tersebut mampu mengaplikasikan apa yang didapat selama kegiatan ke dalam proses pembelajaran di kelas. Ia juga berharap agar semua sekolah di Kabupaten TTS bisa melakukan kegiatan yang sama.

Sementara Ketua Panitia Kegiatan, Benyamin Solle, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan pihaknya yaitu terkait dengan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) dan juga penguatan terkait dengan K-13 bagi para kepala sekolah dan guru dari tiga sekolah.

“Peserta yang ikut dalam kegiatan ini sebanyak tiga sekolah yang bergabung yaitu SMP Negeri 1 Amanuban Selatan, SMP Negeri Kiubaat (10 orang), SMP Negeri Satap Oebelo (13 orang),” ungkap Benyamin Solle yang juga Kepala SMP Negeri 1 Amanuban Selatan.

Sementara Kepala SMP Negeri Satap Oebelo,  Jonas N. Lakapu, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut sangat penting untuk dilakukan agar ada pemahaman terkait dengan Implementasi Kurikulum Merdeka.

“Selaku kepala sekolah saya menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah membekali kami kepala sekolah maupun guru terkait dengan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) ini agar dalam pelaksanaan proses pembelajaran di kelas ada keseragaman,” ujarnya.

Jonas juga berharap agar para guru yang telah mengikuti kegiatan mampu untuk menerapkan dalam proses pembelajaran demi peningkatan mutu peserta didik.

“Saya berharap agar para guru yang telah mengikuti kegiatan terkait dengan Implementasi Kurikulum Merdeka ini mampu menerapkan apa yang telah diperoleh dari para narasumber,” ungkapnya.

Senada dengan Jonas Lakapu, Kepala SMP Negeri Kiubaat, Gustaf D. Siki, S.Pd., juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang telah berbagi dengan para kepala sekolah dan guru yang ada terkait dengan Implementasi Kurikulum Merdeka dan juga penguatan tentang K-13.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada para narasumber yang sudah berbagi dengan kami. Saya juga berharap agar para peserta yang ikut mampu mengimplementasikan setiap ilmu yang diperoleh,” harapnya.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan IHT tersebut yaitu Koordinator Pengawas (Korwas) pada Dinas PK TTS, Yunus Misa, S.Pd., Ketua MKKS SMP/MTs, Edison M. S. Boimau, S.Pd., dan Google Master Trainer, Dani Liem, S.Pd. (Lenzho Asbanu/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here