Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Program Studi Bimbingan dan Konseling (Prodi BK) Universitas Widya Mandira (UNWIRA) Kupang menggelar kegiatan Mini Expo yang berlangsung pada Sabtu (18/10/2025) di lantai 1 gedung Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
Kegiatan tersebut sebagai bagian dari perayaan Dies Natalies Prodi BK di bawah tema besar “Warisan Budaya Sebagai Terapi: Menyembuhkan Dengan Akar Tradisi”.

Ketua Prodi BK UNWIRA, Gracianus Edwin Lejap, S.Pd., M.Pd., menyampaikan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi wadah bagi para mahasiswa untuk menyalurkan bakat dan keterampilan mereka, tetapi lebih daripada itu untuk mengembangkan dan menguatkan karakter dan potensi diri sebagai pribadi yang berbudaya.
“Kegiatan ini perdana yang dilakukan Prodi kami di tahun 2025. Tujuannya untuk membentuk karakter, mengembangkan potensi diri, dan penguatan potensi sebagai pribadi yang berbudaya, empatik, dan inspiratif,” tandas Edwin Lejap ketika diwawancarai media ini.
Lebih lanjut, Edwin Lejap mengungkapkan harapannya agar melalui kegiatan Expo Mini, para mahasiswa semakin mempererat rasa persaudaraan dan bangga terhadap budayanya masing-masing, secara khusus untuk budaya NTT. Selain itu, agar mereka semakin berkomitmen untuk terus berkarya dengan semangat BK yang humanis.

“Harapannya kegiatan ini dapat mempererat rasa kebersamaan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya bangsa, secara khusus budaya NTT, serta menegaskan kembali kepada mereka agar berkomitmen untuk terus berkarya dalam semangat BK yang humanis, kreatif, dan berkarakter,” harap Edwin.
Pantauan media ini, kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh mahasiswa Prodi BK, dengan menampilkan lomba-lomba berupa; tarian-tarian tradisional, pameran makan tradisional, dan fashion show dengan pakaian adat tradisional. (Tim/Yosi/rf-red-st)


