Perkuat Hak Disabilitas, Konsorsium BEN Kota Kupang Bentuk Jejaring SCN

0
32
Pertemuan Pembentukan Sub-Cluster Coordination Network (SCN) Tingkat kota Kupang, Rabu, 21 Januari 2026 di Hotel Sahid T-More Kupang.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Konsorsium Building Effective Network (BEN) Kota Kupang terdiri dari Garamin NTT, Pertuni Kota Kupang dan PKBI NTT yang merupakan mitra pelaksana program BEN di Kota Kupang menggelar pertemuan pembentukan Sub-Cluster Coordination Network (SCN) Tingkat kota Kupang. Pertemuan tersebut berlangsung pada Rabu, 21 Januari 2026 di Hotel Sahid T-More Kupang.

Kegiatan ini menghadirkan perwakilan peserta dari unsur pemerintah lingkup Kota Kupang, Organisasi Penyandang Disabilitas (OPDis), LSM dan Forum, serta Kelurahan Naikoten 1 sebagai Kelurahan Ramah Disabilitas. Pertemuan ini adalah lanjutan dari pertemuan Kick Off Building Effective Network (BEN) Kota Kupang, tanggal 28 Oktober 2025.

Koordinator konsorsium BEN Kota Kupang, Yafas Lay mengungkapkan, program BEN diisiasi oleh Liliane Fonds dan NLR Indonesia dengan tujuan untuk menciptkan sistem pendukung yang lebih responsive dan terkoordinasi bagi penyandang disabilitas termasuk Down Syndrome dan kusta.  Hal ini disebabkan karena kondisi anak dan remaja dengan disabilitas (Children and Youth with Disabilites/CYWD), termasuk yang terdampak kusta dan down syndrome, masih menghadapi tantangan besar dalam mengakses pemenuhan layanan dasar.

Dokumentasi kegiatan.

Kegiatan ini diawali dengan pengantar dan paparan terkait BEN dan SCN, kemudian dilanjutkan dengan diskusi dan berbagi informasi terkait program dan rencana kerja masing-masing Lembaga yang nantinya bisa dipadukan dalam kegiatan-kegiatan program BEN. Adapun diskusi dalam proses pembentukkan SCN ini difasilitasi oleh Kostan Lopo dari PKBI NTT, yang menghasilkan sejumlah usulan dan rekomendasi dari para peserta terkait Kerjasama ke depan dan struktur SCN Kota Kupang yang dibentuk.

Anggota tetap SCN BEN Kota Kupang ini akan dipimpin oleh Mardhy Tuaty dari Garamin NTT, didampingi PKBI NTT, Pertuni Kota Kupang, perwakilan anak dan remaja dengan disabilitas, orang tua anak dan remaja dengan disabilitas. Sedangkan anggota luar biasa yang bergabung adalah dari dinas tekhnis terkait lingkup pemerintah kota Kupang.

Mardhy Tuaty selaku ketua SCN Kota Kupang, menyampaikan terima kasih atas kesediaan berbagai pihak untuk hadir dan mendukung program BEN ini. Dirinya menyebut, kerja-kerja ke depan masih banyak, dan oleh karena itu ia mengharapkan agar komunikasi yang sudah terbangun dan terjalin bisa terus terjaga untuk seterusnya bukan hanya pada saat program berjalan, meskipun konsekuensi bagi perwakilan dinas mungkin suatu saat akan dirotasi ke posisi yang lain.

“Karena sesungguhnya yang diharapkan adalah kerja-kerja kolaborasi untuk pemenuhan hak-hak anak dan remaja dengan disabilitas termasuk down syndrome dan kusta,” tandasnya. (*kl/rf-red-st) 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini