Puisi YS Bataona – Jiwaku Milikmu, Ibu

1
147
Ilustrasi. (dok. SekolahTimur.com)

Di penghujung malam, gelap masih menetap

Saat paling kuat kupeluk mimpi

Saat paling sering kuberandai

Mungkinkah jiwaku tanpamu, Ibu?

Bisakah tubuh ini tanpa dekapan, tanpa suara,

juga tanpa ingatan tentangmu?

Ibu, jiwaku haus

Haus akan pesan darimu

Haus akan dudukmu di sampingku

Haus akan surga kecil di kakimu

Entah apa jadinya raga tanpa Jiwa?

Entah apa jadinya jiwa ini tanpamu, Ibu?

Semua hasrat jiwa ini, milikmu, Ibu.

—————

*Puisi ini masuk dalam antologi “Ibu Matahari Hidupku” Volume 2 (Penerbit Kosa Kata Kita Jakarta, 2023).

**Yohanes Sangario Bataona, lahir di Larantuka pada 26 November 1993. Menyelesaikan pendidikan terakhir S1 Filsafat pada Fakultas Filsafat Unika Widya Mandira Kupang. Saat ini bekerja sebagai wartawan SekolahTimur.com dan bergiat pada Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (YASPENSI). Ia juga mengasuh mata pelajaran Agama Katolik dan Bahasa Jerman pada beberapa sekolah di Kota Kupang.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini