Genap 1 Tahun, Ini Profil Yaspensi

0
99

Selasa, 26 Juli 2022 Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (Yaspensi) genap berusia 1 tahun. Yaspensi adalah lembaga berbadan hukum dan telah disahkan melalui Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Nomor AHU-0017762.AH.01.04. Tahun 2021, dengan Daftar Yayasan Nomor AHU-0023617.AH.01.12. Tahun 2021 Tanggal 26 Juli 2021.

Sebagai lembaga yang begerak khusus di bidang pendidikan, Yaspensi memiliki visi “Menjadikan Manusia Indonesia Berkarakter Berbasis Kepustakaan, Seni, Riset dan Teknologi”. Visi ini diterjemahkan ke dalam tiga program utama lembaga yakni, Bidang Kepustakaan, Bidang Seni, dan Bidang Riset & Teknologi.

Meski mendapat SK Kemenkumham tertanggal 26 Juli 2022, Yaspensi baru secara resmi diperkenalkan ke publik pada Selasa, 17 Agustus 2021. Pada momentum perayaan HUT ke-76 RI tersebut, Yaspensi menggelar acara betajuk “Malam Kemerdekaan” dalam Talksow dan Pentas Seni Virtual melalui aplikasi zoom meeting dan ditayangkan secara live oleh kanal youtube Buka Buku Channel. Kegiatan tersebut dirangkai dengan peluncuran perdana Mars Yaspensi gubahan komposer muda NTT, Rian Seong, menandai hadirnya Yaspensi di NTT dan Indonesia.

Ketua Yaspensi Rian Seong dalam peluncuran Yaspensi 17 Agustus 2021

Talkshow bertema “Tangguh dan Tumbuh dalam Karakter” dipandu Sastrawan NTT, Robertus Fahik dengan menghadirkan Dr. Marsel Robot (penulis, dosen Undana Kupang) dan Drs. Agustinus Beda Ama, S.Sn., M.Si. (seniman, dosen Unwira Kupang) sebagai narasumber utama. Hadir pula sebagai pemantik yakni, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Emanuel Melkiades Laka Lena, Kepala LPMP DIY, Minhajul Ngabidin, S.Pd., M.Si., Kepala LPMP Papua Barat, Johnly Edison Sulla, M.M., dan Kepala Kantor Bahasa Provinsi, Syaiful Bahri Lubis, S.S., M.A.

Sementara pentas seni virtual menghadirkan musikalisasi puisi dan solo gitar dari Akustik Secangkir Kopi Kupang, permainan Sasando dari Yopi Sengkang, dan Trompet dari Ino Sengkang. Tampil pula pembacaan puisi dari sejumlah sastrawan dan sahabat Yaspensi yakni, Masinta (Riau), Rini Febriani Hauri (Jambi), Fini Marjan (Tengerang), Elsita L. Guntar (Bali), John Tubai (Atambua), Risma Dewi Purwita (Sumba), Syahryan Khamary (Maluku Utara), dan Gody Usnaat (Papua).

“Sebuah Yayasan, hasil refleksi dan evaluasi pada perjalanan proses pendidikan Indonesia saat ini, yang rasa rasanya belum bisa berlari cepat. Terkadang ada kesenjangan. Daerah yang maju terus maju, dan yang ketinggalan terus ketinggalan. Padahal semua punya ruang dan kesempatan yang sama untuk maju mengisi peradaban. Kami hadir mencoba mengisi ruang baru, sastra dan seni dengan kekuatan riset dan teknologi, berusaha untuk memajukan karakter anak bangsa,” ungkap Ketua Yaspensi, Marianus Seong Ndewi, S.Pd., M.M., dalam acara tersebut.

Prestasi Tingkat Nasional

Meski sebagai lembaga baru, Yaspensi telah menorehkan prestasi di tingkat nasional. Proposal berjudul “Hananu Sebagai Metode Peningkatan Kemampuan Berbahasa Indonesia Anak-Anak Perbatasan NKRI Kabupaten Malaka Provinsi NTT” (Hananu di Batas Negeri) mengantarkan lembaga ini keluar sebagai salah satu pemenang dalam Kompetisi Proyek Sosial PFmuda 2021 yang diselenggaran Pertamina Foundation. Hal ini tertera dalam Surat Keputusan Nomor 034/PF-KPF/SK/X/2021, tanggal 28 Oktober 2021 perihal Pemenang Kompetisi Proyek Sosial Program PFmuda 2021.

Proposal tersebut disusun oleh Marianus Seong Ndewi, S.Pd., M.M., sebagai Ketua Tim Pengusul, Robertus Elyakim Lahok Bau, S.Fil., sebagai Anggota Tim Pengusul, dan Robertus Fahik, S.Fil., M.Si., sebagai Mentor. Ketiganya merupakan pegiat literasi dan seni sekaligus pencetus lahirnya Yaspensi.

Kegiatan “Hahanu di Batas Negeri”

Atas raihan prestasi tersebut, Yaspensi mendapatkan dukungan dana dari Pertamina Foundation untuk menggelar kegiatan di Kabupaten Malaka. Pemerintah setempat pun memberikan dukungan penuh atas kegiatan tersebut.

“Ini topik sangat menarik karena membakar semangat kita, dan bahasa tidak dimulai dari konstitusi Undang-Undang Dasar RI tetapi dimulai dari Sumpah Pemuda. UUD 1945 baru disahkan 18 Agustus tahun 45, Sumpah Pemuda sudah 1928. Jadi, ini luar biasa karena dengan semangat sumpah pemuda itu kemudian menggetarkan semangat kita untuk terus mengatakan NKRI harga mati,” ungkap Bupati Malaka Simon Nahak ketika membuka kegiatan “Hananu di Batas Negeri” (Workshop Peningkatan Kemampuan Berbahasa Indonesia Anak-Anak Perbatasan NKRI di Kabupaten Malaka) pada Kamis (24/02/2022) di aula SMK Negeri Kobalima, Kabupaten Malaka.

Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari yakni Kamis – Sabtu, 24 – 26 Februari 2022. Ada pemaparan materi pengantar oleh tiga narasumber yakni, Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT, Syaiful Bahri Lubis, S.S., M.A., (Trigatra Bangun Bahasa), Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Malaka, Yohanes Klau, S.IP., M.M., (Kebijakan dan Pengembangan Literasi Dinas PK Kab. Malaka), dan Pemerhati Budaya Kabupaten Malaka, Dra. Vianelda Nahak (Kekayaan Budaya Malaka sebagai Basis Pengembangan Literasi, Karakter, dan Nasionalisme di daerah perbatasan NKRI).

Selain materi pengantar oleh tiga narasumber di atas, peserta didampingi oleh narasumber dan fasilitator dari tim Yaspensi yakni Robertus Fahik, Marianus S. Ndewi, Robertus E. L. Bau, Saverinus Suhardin, Emanuel Nong Yonson, dan Yohanes S. Bataona, didukung pegiat literasi dan seni Kabupaten Malaka yakni Eshy Laurensia (Learning Centre Mane Ulun), Mega Bere (STKIP Sinar Pancasila), dan Aris Irenius (Sasoka).

Rekomendasi Dinas PK NTT

Atas raihan prestasi tingkat nasional tersebut, Yaspensi juga telah mendapat dukungan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Provinsi NTT. Dukungan itu berupa surat rekomendasi bagi Yaspensi untuk membangun kerja sama dengan sekolah-sekolah di NTT terutama sekolah-sekolah yang langsung berada di bawah koordinasi Dinas PK NTT yakni SMA dan SMK.

“Sehubungan dengan itu, maka kami merekomendasikan Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (Yaspensi) sebagai salah satu lembaga yang bisa menjadi mitra bagi SMA/SMK yang berada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur dalam pengembangan mutu pendidikan melalui berbagai program Literasi dan Publikasi khusus di bidang pendidikan,” demikian petikan bunyi dalam surat Dinas PK NTT tertanggal 18 Februari 2022.

Surat dengan nomor: 421/1066/PK/2022, Perihal: Rekomendasi tersebut ditandatangani oleh Kepala Dinas PK Provinsi NTT Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., dengan tembusan Gubernur NTT, Wakil Gubernur NTT, Sekretaris Daerah NTT, dan Ketua MKKS SMA dan SMK se-NTT.     

Membangun Daerah

Selain mencetak prestasi di tingkat nasional, sepanjang satu tahun berlalu sejak berdirinya, Yaspensi juga telah mengambil bagian dalam membangun daerah ini melalui sejumlah kegiatan. Berawal dari pulau Sumba, dengan dukungan akademisi, penulis, dan Instruktur Nasional Dr. I Wayan Artika, S.Pd., M.Hum., dan MKKS SMA Kabupaten Sumba Timur, Yaspensi menggelar Bimbingan Teknis Penulisan Kreatif dan Karya Ilmiah pada Kamis – Sabtu, 30 September 2021 – 2 Oktober 2021 di SMAN 2 Waingapu. (Sebelumnya Yaspensi telah diundang sebagai naraumber dalam Workshop MGMP Agama Katolik SMA dan SMK Kota Kupang pada 17 – 18 September 2021).  

Bimtek Menulis di SMAN 1 Haharu

“Literasi penting sebagai bagian dari kecakapan hidup abad ke-21 yang meliputi kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, dan kreativtas. Literasi juga berkaitan erat dengan pendidikan karakter sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 87 tahun 2017 tentang Penguatan Pendidikan Karakter. Karena itu kami merasa penting untuk mengadakan berbagai kegiatan terkait literasi dan karakter ini, salah satunya bimtek ini dalam kerja sama dengan Yaspensi,” ungkap Kepala SMAN 2 Waingapu Nimrot Ndjukambani, S.Pd., yang juga merupakan Ketua MKKS SMA Kabupaten Sumba Timur dalam kegiatan yang digelar secara tatap muka dan virtual tersebut.

Kegiatan di SMAN 2 Waingapu seakan menjadi gerbang pembuka Yaspensi untuk melanjutkan kiprahnya di sekolah, lembaga, dan komunitas lainnya. Usai kegiatan itu, tercatat beberapa sekolah lainnya yang disambangi Yaspensi di antaranya, SMAN 1 Lewa, SMAN 1 Haharu, dan SMAN 1 Kambera di Kabupaten Sumba Timur. Juga SMA Efata Soe dan SMKN Kolbano di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan SMAN 4 Kota Kupang.

Selain itu melalui program seni, Yaspensi juga telah dan sedang mendampingi sejumlah sekolah dan komunitas. Hingga akhir Juni 2022 tercatat lebih dari 20 lembaga mitra Yaspensi seperti sekolah, lembaga pemerintah/swasta, dan komunitas.

Selamat ulang tahun Yaspensi, 26 Juli 2022, tepat 1 abad penyair Chairil Anwar. Seperti Chairil, apakah Yaspensi juga ingin “hidup seribu tahun lagi?” (rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here