Sabda yang Membumi // Puisi Albertus Muda

0
163
Oleh Albertus Muda, S.Ag., Penyuluh Agama Katolik Non-PNS Kab. Lembata, NTT.

Sabda Ilahi membahana

Meretas kekafiran di relung perkampungan

Gemerciknya mengairi nurani alam yang kerontang

Menanti tumbuh benih iman di setiap tapak dan jejak misi

…

Dalam baris pematang budaya, benih iman terus bermekaran

Sabda Ilahi tetap berkumandang

Menjangkau dan menyapa tanpa diskriminasi

Terbuka memanggil sepanjang bukit dan pesisir

…

Gembala menabur dengan penuh keyakinan

Berharap benih Ilahi tumbuh merata

Sabda Ilahi berkumandang: “Aku datang membawa pemisahan”

Batin tersentak, nadi berdenyut kencang, tak boleh pupus harapan

…

Darah martir menganak sungai

Pada tubuh domba kecil yang terbantai

Juga jiwa sang gembala yang terhunus pedang

Sabda membumi bermeterai darah memasuki usia 100 tahun

…

Kini misi evangelisasi laksana kabut dan embun pagi hari

Benih iman yang telah tertanam terancam kekeringan

Sedang benih lain diam-diam diambil orang dengan paksa

Kita laksana kawanan kecil di padang gurun

Jadilah militan dan minoritas kreatif

…

Lembata, 22 September 2022

*Puisi ini dibacakan penulis dalam acara 100 tahun SVD masuk ke Lembata, 23-09-2022

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini