Sabda yang Membumi // Puisi Albertus Muda

0
69
Oleh Albertus Muda, S.Ag., Penyuluh Agama Katolik Non-PNS Kab. Lembata, NTT.

Sabda Ilahi membahana

Meretas kekafiran di relung perkampungan

Gemerciknya mengairi nurani alam yang kerontang

Menanti tumbuh benih iman di setiap tapak dan jejak misi

Dalam baris pematang budaya, benih iman terus bermekaran

Sabda Ilahi tetap berkumandang

Menjangkau dan menyapa tanpa diskriminasi

Terbuka memanggil sepanjang bukit dan pesisir

Gembala menabur dengan penuh keyakinan

Berharap benih Ilahi tumbuh merata

Sabda Ilahi berkumandang: “Aku datang membawa pemisahan”

Batin tersentak, nadi berdenyut kencang, tak boleh pupus harapan

Darah martir menganak sungai

Pada tubuh domba kecil yang terbantai

Juga jiwa sang gembala yang terhunus pedang

Sabda membumi bermeterai darah memasuki usia 100 tahun

Kini misi evangelisasi laksana kabut dan embun pagi hari

Benih iman yang telah tertanam terancam kekeringan

Sedang benih lain diam-diam diambil orang dengan paksa

Kita laksana kawanan kecil di padang gurun

Jadilah militan dan minoritas kreatif

Lembata, 22 September 2022

*Puisi ini dibacakan penulis dalam acara 100 tahun SVD masuk ke Lembata, 23-09-2022

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here