SMPK Alvares Paga Gelar Workshop Pembelajaran

0
74
Peserta Workshop SMPK Alvarez Paga, Kamis (25/11/2021)

Sikka, SEKOLAHTIMUR.COM – Dalam rangka memaknai Hari Guru Nasional dan HUT PGRI, SMPK Alvarez Paga, Kabupaten Sikka menggelar Workshop bertema “Pembelajaran Diferensiasi dan Budaya Positif Sekolah”. Workshop berlangsung pada Kamis (25/11/2021) di sekolah setempat.

Kepala SMPK Alvarez Paga, RP. Octavianus T. Setu, O.Carm, S.Fil., M.Th., mengungkapkan bahwa workshop tersebut tidak hanya sebagai sebuah kegiatan seremonial namun merupakan momentum untuk saling belajar, berbagi dan berkolaborasi. Hal ini penting dalam mencapai tujuan bersama ke depan.

Lebih lanjut dirinya mengajak semua guru dan pegawai untuk menggunakan kesempatan yang bermartabat ini sebagai ruang untuk belajar, berbagi dan berkolaborasi. Ia berharap kegiatan tersebut mampu menggerakkan semua guru demi membawa perubahan bagi generasi bangsa.

“Selamat berproses, selamat belajar dan selamat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan ini dengan optimisme dan semangat, Tuhan memberkati. Harapannya kita semua dapat terus bergerak dan saling menggerakkan demi membawa perubahan bagi kemajuan diri kita sendiri sebagai pendidik, tenaga kependidikan dan khususnya bagi peserta didik dan lembaga pendidikan kita tercinta,” ungkapnya.

Sementara itu Junita Lopes Ribeiro yang tampil sebagai pemateri, menjelaskan bahwa terdapat beberapa karakteristik siswa yakni adanya pembedaan kognitif, intelegensia dan gaya preferensi (gaya belajar siswa). Menurutnya, ketiga hal ini harus diketahui oleh guru agar bisa membuat pembelajaran diferensiasi.

“Adapun langkah-langkah yang harus dibuat oleh seorang guru di kelas adalah mengumpulkan informasi tentang siswa, latar belakang, minat dan sebagainya. Kedua, merancang pembelajaran. Setelah guru kelas mengetahui latar belakang dari siswa, yang harus dilakukan adalah merancang pembelajaran. Rancangan ini tentunya berdasarkan latar belakang, minat dari siswa itu sendiri. Ketiga adalah penerapan pembelajaran diferensiasi,” urai Junita, yang membawakan materi tentang Pembelajaran Diferensiasi.

Tampil sebagai pemateri kedua, Yulius Edison Dara, S.Pd., membawakan materi “Budaya Positif Sekolah”. Dalam pemaparannya, ia menyebut ada tiga aspek penting yang terdapat dalam budaya positif sekolah yakni posisi kontrol guru, disiplin dan hukuman, dan kesepakatan kelas.

Di akhir kegiatan, Kepala SMPK Alvarez Paga meluncurkan sebuah gerakan bersama dalam komunitas praktisi sekolah dengan nama ‘BERSAHAJA’ (BERbagi RaSa, Akal, Harapan, Alvarez JuarA). Gerakan ini sebagai tindak lanjut dari workshop yang akan dilakukan oleh seluruh guru dua kali setiap bulan sebagai kesempatan untuk saling berbagi yang terprogram dan terstruktur. Hal ini penting untuk memberi dampak dan perubahan yang signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan kemajuan pendidikan.

Workshop ini diikuti oleh seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMPK Alvarez Paga serta perwakilan peserta didik yang menyuguhkan berbagai acara selingan. Seluruh kegiatan telah diatur dengan baik oleh panitia dan dijalankan sesuai dengan apa yang diharapkan. Kepanitiaan ini bekerja dengan maksimal di bawah koordinator Wakasek Humas, Aloysius G. Hode, S.Pd. (Ino Sengkang/ rf-red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini