DPW Nasdem NTT Gelar Pelatihan Publikasi Politik

0
71
Pelatihan Publikasi Politik pada Sabtu (21/5/2022) di lantai 2 Kantor DPW Partai Nasdem NTT.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Pelatihan Publikasi Politik pada Sabtu (21/5/2022) di lantai 2 Kantor DPW Partai Nasdem NTT. Kegiatan tersebut dihadiri oleh puluhan pengurus Partai Nasdem.

Kegiatan bertema “Pelatihan Publikasi Politik Sekolah Berbasis Demokrasi” tersebut menghadirkan tiga pemateri yakni, Yusak Meok (Sekretaris DPW Partai NasDem NTT), Pius Rengka (Staf Khusus Gubernur NTT), dan Christian Mboeik (Wakil Ketua DPRD NTT dari Fraksi Nasdem).

Yusak Meok dalam paparan materinya, menjelaskan tentang Restorasi pemulihan kepada keadaan semua. Kepada kader Partai Nasdem ia juga menjelaskan tentang berbagai ideologi di dunia termasuk banyak ideologi radikal yang mulai mengganggu Pancasila.

“Partai Nasdem hadir di sana untuk memberantasnya. Spirit Nasdem, berdaulat secara ekonomi,” jelas Yusak.

Dalam konteks tersebut, Yusak meminta kader Nasdem untuk membangun kebudayaan yang bermartabat. Ia menegaskan, partai besutan Surya Paloh tersebut akan terus melakukan kegiatan berbagai kegiatan untuk memperkuat barisan pengurus Nasdem khususnya di NTT.

“Hari ini target kita 45 orang dari Kabupaten Kupang dan Kota Kupang. Ke depan kita akan terus melakukan kegiatan serupa,” ujarnya.

Sementara itu, Pius Rengka dalam materinya menjelaskan soal pentingnya media sebagai mitra partai politik dan politisi.

“Kita perlu hati-hati dengan penggunaan kata sifat, sebab hal itu yang dapat mengganggu spirit partai politik dan kader karena sekarang ini zaman digital,” katanya.

Menurutnya, di era digital saat ini kader partai harus mampu berkembang dalam melihat perkembangan informasi.

Sementara itu, Christ Mboeik selaku pemateri ketiga, pada kesempatan itu menjelaskan secara umum tentang peran media bagi partai politik.

“Media dan politik dua sisi dari satu keping mata uang yang tidak bisa dipisahkan. Kita bicara politik akan butuh media. Kalau kita dikenal bagaimana kita disukai dan dipilih,” terang Crist.

Menurutnya, partai Politik harus mampu bersosialisasi kepada media. Media, lanjutnya, memiliki banyak peran yang menegaskan bahwa politik dan media saling membutuhkan.

“Media punya sejumlah peran dan banyak peran media. Kita bicara politik butuh media untuk membantu dalam mendukung publikasi kegiatan-kegiatan partai yang menyentuh langsung pada masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan, kader partai harus dapat membedakan mana informasi yang bersifat jurnalistik maupun yang sekadar informasi yang sifatnya hoax.

“W5 + 1H itu harus memenuhi unsur cover boatside, hal ini yang dapat membuat seseorang mengetahui apakah karya jurnalistik itu sifatnya informasi yang dapat dipercaya ataukan informasi hoax,” terangnya.

Ia menegaskan, penggunaan media harus benar-benar selektif karena banyak media yang bermunculan saat ini. Tidak boleh terpengaruh dengan hoax, tegasnya. (SP DPW Partai Nasdem NTT/ rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here