SMPK Frater Maumere Gelar Workshop Penyusunan Modul Ajar dan Asesmen

0
36
Workshop Penyusunan Modul Ajar dan Asesmen SMP Katolik Frater Maumere, Rabu – Kamis, 27 – 28 Juli 2022.

Sikka, SEKOLAHTIMUR.COM – SMP Katolik Frater Maumeremenggelar Workshop Penyusunan Modul Ajar dan Asesmen pada Rabu – Kamis, 27 – 28 Juli 2022 di sekolah setempat. Workshop tersebut merupakan tindak lanjut kerja sama SMPK Frater Maumere dengan Penerbit Erlangga dan Perubahan Zaman Mengajar bagi Siswa.

Workshop tersebut diikuti oleh oleh 54 guru SMPK Frater Maumere, dengan narasumber yakni, Dr. Sudayat, M.Pd., dari Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek), dan moderator, Kristoforus Keytimu, S.T. Hadir pula Guntur Dian Harmito, Pimpinan Erlangga Maumere, Asisten Manejer Wilayah Flores.

Dalam sambutannya, Kepala SMPK Frater Maumere, Frater Yosef Weko, S.Ag., M.M., mengungkapkan, workshop dalam rangka penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) tersebut merupakan respon positif dan langkah strategis dari lembaga pendidikan SMP Katolik Frater Maumere terhadap kebijakan Kemendikbudristek untuk penerapan kurikulum merdeka mulai tahun pelajaran baru nanti.

“Apalagi sekolah kita memilih untuk melaksanakan IKM secara mandiri berubah. Karena itu sebelum mulai menerapkan kurikulum merdeka ini, maka sangat diperlukan agar kita para guru diberikan penguatan, memperoleh pengetahuan dan pemahaman yang memadai terebih dahulu tentang apa dan bagaimana menerapkan kurikulum merdeka ini,” ungkapnya.

Dengan pengetahuan dan pemahaman yang komprehensif terhadap kurikulum merdeka, lanjut Frater Yosef, para guru dapat melaksanakan pembelajaran dengan baik dan berkualitas untuk mempersiapkan dan mencerdaskan generasi muda masa depan bangsa.

Ia menambahkan, penyelenggaraan workshop ini juga mau menunjukkan bahwa lembaga SMP Katolik Frater Maumere selalu terbuka terhdap perkembangan dan adaptif terhadap setiap perubahan khususnya dalam bidang pendidikan.

“Untuk itu saya berharap agar bapak/ibu dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ini kesempatan kedua bapak/ibu mengikuti workshop IKM dengan dua narasumber yang berbeda. Namun dengan satu tujuan yakni memberikan penguatan, pengetahuan dan pemahaman yang benar dan komprehensif tentang kurikulum merdeka,” tandasnya. (Adrianus Bareng, S.Pd/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here