Kantor Bahasa Provinsi NTT Gelar Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera

0
61
Pembukaan Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera, Selasa (9/8/2022) di Waingapu, Sumba Timur.

Sumba Timur, SEKOLAHTIMUR.COM – Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggelar Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera. Kegiatan yang merupakan implementasi Program Merdeka Belajar Episode ke-17: Revitalisasi Bahasa Daerah ini berlangsung di Kota Waingapu pada Selasa—Jumat, 9—12 Agustus 2002.

Kegiatan tersebut melibatkan 40 peserta guru SD dan SMP yang terdiri atas 30 guru dari Sumba Timur dan 10 guru dari Sumba Tengah. Sementara sebagai narasumber yakni, Stefani Ndiha Hamapati yang merupakan seorang budayawan dari Sumba Timur, dan Diana Timoria seorang sastrawan dan juga pemerhati budaya Sumba Timur. Pelatihan diisi dengan berbagai metode seperti, ceramah, diskusi kelompok, micro teaching, best pratice, pendampingan, dan pembimbingan (praktik) penyusunan model pembelajaran bahasa dan sastra.

Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Sumba Timur, David Melu Wadu, didampingi Kepala Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur, Elis Setiati. Hadir pula Plt. Kepala Dinas Pendidikan Sumba Timur, Erwin Pasande, dan Kepala Seksi Peningkatan Mutu SD, Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Tengah, Umbu Neka Jarawali.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sumba Timur menyambut baik dan mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah khususnya bahasa Kambera di Sumba Timur.

“Revitalisasi Bahasa Daerah bertujuan untuk menjaga kelangsungan hidup bahasa dan sastra daerah serta diharapkan mampu menciptakan ruang kreativitas dan kemerdekaan bagi penutur bahasa daerahnya untuk mempertahankan bahasanya dan menemukan fungsi dan ranah baru dalam sebuah bahasa dan sastra,” ungkap David Melu Wadu.  

Ia menambahkan, “Saya juga mengajak pada peserta dan kita semua untuk merefleksikan semua upaya dan karya kita dan terus bekerja keras dengan pikiran cerdas untuk berkontribusi nyata di setiap proses pembangunan di daerah ini khususnya untuk menguatkan kembali kecintaan generasi muda dalam melestarikan bahasa daerah”.

Tarian Pa’aka oleh Sanggar Ori Angu.

Dalam acara pembukaan ini juga ditampilkan tarian daerah Pa’aka yang merupakan tarian daerah untuk menghibur tamu undangan yang hadir. Tarian ini ditarikan oleh penari cantik dari Sanggar Ori Angu.  

Pelatihan Guru Utama Berbahasa Kambera ini sebagai kegiatan terakhir rangkaian Kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pelatihan ini diselenggarakan dalam rangka penyebarluasan program pengembangan, pembinaan, dan pelindungan bahasa dan sastra, khususnya bahasa dan sastra daerah, di kalangan pendidik. Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan pengembangan bahasa dan sastra daerah untuk diterapkan di lingkungan sekolah. (Christin/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here