SMAN 2 Kupang Tumbuhkan Kreativitas melalui FPN

0
113
Kepala SMAN 2 Kupang, Yana Mage, S.Pd.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – SMA Negeri 2 Kupang melakukan sejumlah persiapan guna menyongsong pagelaran Nasional Festival Pelajar Nusantara (FPN) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda yang berlangsung dari hari Minggu – Jumat, 23 – 28 Oktober 2022.

Menurut Kepala SMAN 2 Kupang, Yana Mage, S.Pd., kegiatan tersebut melibatkan para siswa dalam kepengurusan maupun dalam menampilkan berbagai macam kreativitas dan keterampilan yang mereka miliki.

“Program yang gencar kami urus sekarang itu adalah Festival Pelajar Nusantara. Kegiatan ini kerja sama Dinas PK NTT dengan RRI, itu berlaku untuk seluruh Indonesia. Untuk NTT porosnya di Kota Kupang. Sehingga kita sudah perekrutan panitia bersama RRI, kemudian anak-anak juga kita libatkan,” ungkap Yana Mage, Rabu (19/10/2022) di ruang kerjanya.

“Kegiatan itu ada banyak misalnya pelatihan MC, pentas seni dari band, tarian, dance, cerdas cermat, ada musikalisasi puisi dan semua yang berkaitan dengan seni serta sastra. Mulai berlangsung tanggal 23 sampai 28 Oktober untuk semua SMA/SMK se-Kota Kupang,” lanjutnya.

Dengan harapan yang besar, Yana Mage mengungkapkan keinginannya agar kegiatan tersebut dapat menumbuhkan kembali kreativitas para siswa yang sempat berkurang akibat pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19.

“Harapannya besar sekali. Kita baru keluar dari masa pandemi kan. Kurang lebih 3 tahun kita fokus dengan pembelajaran online. Pembelajaran online itu kreativitas anak secara langsung itu kurang, sehingga generasi hari ini mereka hanya berhadapan dengan dunia digital. Pembelajaran-pembelajarannya pun online,” jelasnya.

Dirinya mengakui bahwa pembelajaran daring perlu dan penting untuk dilaksanakan, namun belum mampu menjawab kebutuhan dari segi kreativitas, karakter, dan perilakunya.

“Ada siswa pintar dalam menjawab pertanyaan, soal dan mengerjakan tugas. Tapi pada kenyataannya atitude-nya kurang karena tidak ada sosialisasi selama ini. Tidak pernah bertemu dengan orang lain supaya belajar bagaimana membawa diri dan sebagainya,” ujarnya.

“Sehingga kondisi hari ini kita memandang perlu bahwa, mari kita angkat kreativitas-kreativitas secara langsung di bidang seni, olahraga dan lain sebagainya. Karena itu penting untuk menjawab kebutuhan yang selama ini mungkin sedikit berkurang akibat pembelajaran online,” terangnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan, momentum tersebut merupakan kesempatan berharga bagi para siswa untuk mengekspresikan dirinya secara langsung dan lebih utuh dari dirinya.

“Mereka banyak melakukan kegiatan-kegiatan online yang ada juga kreativitas seperti membuat video. Tetapi bagaimana menunjukkan kreativitas secara langsung itu kan selama ini kurang. Kondisi kali ini kita harus membuka suasana yang seperti tempo dulu sebelum ada pandemi,” ungkapnya.

“Supaya siswa juga punya ajang bagaimana menunjukkan prestasi secara langsung supaya apa yang dari dalam diri mereka langsung tertuang dan terekspresi. Nah, momen ini kita pakai untuk itu,” tandasnya. (Yosi Bataona/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here