HUT ke-40 SMPN 1 Amanatun Selatan, Ini Kesan Sejumlah Alumnus

0
1057

TTS, SEKOLAHTIMUR.COM – SMP Negeri 1 Amanatun Selatan baru saja merayakan HUT ke-40. Sekolah yang berlokasi di Desa Oinlasi, Kecamatan Amanatun Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) ini didirikan pada tanggal 9 Oktober 1982 silam. Beberapa alumnus yang berhasil diwawancarai media ini pun mengungkapkan kesannya.

Dr. Harun Y. Natonis, S.Pd., M.Si, melalui sambungan telepon kepada media ini, Kamis (13/10/2022) malam, mengungkapkan rasa bangganya karena almamater tercintanya itu telah memasuki usia yang ke-40.

“SMP Negeri 1 Amanatun Selatan yang dibuka pada tahun 1982 silam itu saya merupakan angkatan perdana, di sanalah saya dibentuk oleh para guru-guru yang hebat. Sebagai alumni apalagi angkatan perdana waktu itu merasa bangga dan sangat bersyukur karena almamaterku tercinta itu kini memasuki usianya yang ke-40,” ungkapnya.

Harun juga mengisahkan terkait awal bersekolah di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan, ia merasa ragu karena awalnya belum memiliki gedung dan masih menggunakan gedung SD saat itu.

“Waktu awal buka SMP Negeri 1 Amanatun Selatan kami juga merasa ragu karena waktu itu belum ada gedung sehingga kami nebeng di SD GMIT, jadi kami sekolah pada siang hingga sore hari, karena harus menunggu anak-anak SD keluar dari sekolah baru bisa menggunakan ruangan yang ada untuk kami belajar, namun hal yang awalnya diragukan oleh kami ternyata tidak seperti yang kami pikirkan saat itu,” kisah Harun Natonis yang kini menjabat sebagai Rektor IAKN Kupang.

Harun mengaku bersyukur karena semenjak mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan, ia dibimbing oleh guru-guru yang hebat.

“Saya sangat bersyukur karena waktu itu diajarkan dan dibimbing oleh guru-guru yang sangat hebat sehingga ilmu yang mereka berikan itu sangat bermanfaat. Ilmu yang diberikan kepada kami itu menjadi bekal untuk melanjutkan ke pendidikan yang lebih tinggi dan kami angkatan pertama maupun angkatan selanjutnya bisa dikatakan cerdas,” ujarnya.

Dr. Harun Natonis

Harun juga menyampaikan bahwa dengan adanya berbagai kekurangan yang ada di sekolah itu akan menjadi motivasi tersendiri bagi warga sekolah untuk bekerja dan belajar lebih giat.

“Saya mengambil hikmah dari almamater saya dulu yaitu SMP Negeri 1 Amanatun Selatan yang mana banyak sekali kekurangan, tetapi dari berbagai kekurangan yang ada menjadi motivasi tersendiri untuk bangkit lebih baik lagi ke depan. Untuk kita bersekolah ini bukan persoalan pada gedung maupun fasilitas lainnya, namun yang terpenting adalah kreatifitas dari guru itu sendiri dan hal itu saya mengalami sendiri di almamater saya yaitu SMP Negeri 1 Amanatun Selatan,” tandasnya.

Harun juga masih mengingat jelas beberapa teman seangkatannya di antaranya Bapak Yan Piterson Liunokas, Bapak Feki Banunaek, Bapak David Tamonob, Bapak Alosius Kase, dan teman-teman lain yang semuanya sudah kerja di berbagai bidang dan profesi, ada pengacara, polisi, tentara, dosen  dan berbagai pekerjaan lainnya.

Harun berpesan agar sebagai manusia tidak boleh memandang remeh kekurangan orang lain atau lembaga lain, karena di tengah keterbatasan itu ada potensi yang sangat luar biasa.

“Kita tidak boleh memandang remeh dengan sekolah-sekolah yang kekurangan fasilitas karena dengan kekurangan yang ada maka itu akan memotivasi semua warga sekolah untuk terus belajar dan banyak orang-orang yang sukses yang tamat dari sekolah -sekolah yang memiliki keterbatasan, itu fakta yang kita bisa lihat dari SMP Negeri 1 Amanatun Selatan waktu itu, sekalipun beroperasi dengan berbagai kekurangan namun menghasilkan output yang berpotensi. Saya menyampaikan selamat ulang tahun ke-40 almamaterku tercinta, jaya terus ke depan,” pungkasnya.

Pekerjaan utama setiap hari adalah belajar

Ketua Sinode GMIT, Pdt. Dr. Mery Kolimon, yang juga merupakan salah satu alumnus SMP Negeri 1 Amanatun Selatan, melalui pesan WhatsApp kepada media ini mengisahkan terkait proses menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

“Awalnya saya sekolah di SMP Negeri 1 Soe, saat ayah saya bertugas di Polres TTS, pada saat naik kelas 2 ayah saya dipindahtugaskan ke Polsek Oinlasi, dan saya juga pindah dan melanjutkan sekolah  di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Waktu itu hanya ada satu SMP Negeri di Kecamatan Amanatun Selatan, di sana saya dibentuk dan dibimbing oleh guru-guru yang sangat kreatif dan memiliki semangat yang tinggi,” ungkapnya.

“Saya ingat guru idola saya waktu itu adalah Pak Seo, beliau menasihati kami untuk belajar dengan sungguh-sungguh, Kalimat yang sering dilontarkan kepada kami waktu itu bahwa jika disebut pelajar, maka kami punya pekerjaan utama setiap hari adalah belajar, bila perlu belajar sampai sakit, kalimat itu saya sangat terinspirasi dan selalu mengikuti apa yang disarankan,” lanjutnya.

Pdt. Dr. Mery Kolimon

Semenjak melanjutkan studinya di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan, Mery Kolimon  juga mendapat banyak sahabat di sana, walupun sudah puluhan tahun tamat dari almamaternya itu namun banyak sahabat seangkatannya yang tidak dilupakan.

“Semenjak saya pindah bersekolah di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan waktu itu kami merupakan angkatan kedua, saya masih ingat kawan angkatan saya waktu itu adalah Ibu Sifra Missa, Ibu Elsy Missa, Ibu Matje Dou, Ibu Ines Kobi, Pak Maklian Ati, Pak Marten Kase, Yarsi Aras, Yati Sahebe, dan Pak Yusak Banunaek dan masih banyak kawan seangkatan lainnya,” kenangnya.

Mery Kolimon juga menyampaikan terkait kesannya sewaktu bersekolah di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.

“Saya masih ingat hal yang paling berkesan adalah kami saling mendukung dan membangun semangat yang sama dalam meraih cita-cita kami tanpa melihat latar belakang ekonomi, agama, dan berbagai perbedaan lainnya, dan tidak pernah mem-bully sesama teman di sekolah,” ujarnya.

Sebagai alumnus, ia pun mengucapkan selamat kepada segenap keluarga besar almamater SMP Negeri 1 Amanatun Selatan. Ia juga meminta kepada segenap warga sekolah yang ada untuk terus belajar dan berdoa.

“Di momen ulang tahun yang ke-40 ini saya mengucapkan selamat berbahagia untuk semua warga SMP Negeri 1 Amanatun Selatan, saya meminta kepada semua anak-anak yang ada untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Untuk anak-anakku, gantungkan cita-citamu setinggi langit dan belajarlah dengan sungguh-sungguh untuk meraih apa yang telah dicita-citakan, karena bagi Tuhan tak ada yang mustahil, Kalau kita tekun berdoa dan belajar dengan sungguh-sungguh Tuhan pasti buka jalan, jangan gampang menyerah kalau ada tantangan, manfaatkan teknologi dengan cerdas,  jangan habiskan waktu hanya dengan main game online yang tidak bermanfaat,” pesannya.

Mery Kolimon juga berharap momen ulang tahun yang ke-40 SMP Negeri 1 Amanatun Selatan dijadikan sebuah refleksi agar semakin maju dan berkualitas.

“Kami berharap Ibu Kepala Sekolah dan para guru terus membangun kapasitas untuk memajukan SMP Negeri 1 Amanatun Selatan sehingga sekolah ini dapat mempersiapkan generasi muda Amanatun Selatan yang kelak ikut membangun bangsa dan daerah kita. Kami kirim doa dan semangat di ulang tahun ke-40, Tuhan terus memberkati sekolah yang telah membentuk siapa kami hari ini, Selamat HUT Ke – 40,  Makin berumur dan makin berkualitas,” tutupnya.

Pertahankan kualitas dan kerja sama semua pihak

Yohanis Misa, yang berprofesi sebagai wartawan dan menjabat sebagai Kepala Biro (Kabiro) Kabupaten TTS pada media www.strateginews.com, yang ditemui media ini di kota Soe menyampaikan rasa bangganya atas almamaternya yang telah memasuki usia yang ke-40.

Yohanis Misa

“Sebagai salah satu alumni dari SMP Negeri 1 Amanatun Selatan saya merasa bangga dan juga bersyukur, karena almamater saya mengalami perubahan dari tahun ke tahun dan perkembangannya semakin pesat. Karena itu ada kebanggaan tersendiri juga dari saya karena kawan angkatan saya pada waktu itu yang kembali dipercayakan untuk melanjutkan tongkat kepemimpinan di sana, dan output dari SMP Negeri 1 Amanatun Selatan banyak yang sudah berhasil dalam meniti karier. Karena itu saya hanya menyampaikan bahwa SMP Negeri 1 Amanatun Selatan telah mencetak banyak orang yang telah sukses, karena itu tetaplah mempertahankan kualitas yang ada,” ujarnya.

Anthonia Solle, S.Pd., yang kini menjabat sebagai kepala SMP Negeri Kie juga merupakan salah satu alumnus SMP Negari 1 Amanatun Selatan, saat ditemui di sela-sela ucapan syukur bersama, pada Kamis, (13/10/2022), kepada media ini menyampaikan bahwa di momen ulang tahun ke-40 itu ada tiga kata yang ingin disampaikan yakni, Bangga, Bersyukur dan Terima Kasih. 

Anthonia Solle

“Pada momen ulang tahun yang ke-40 ini ada tiga kata yang saya ingin ucapkan yaitu, Bersyukur, selalu bersyukur kepada Tuhan karena di sekolah ini saya dibentuk dan hari ini saya datang di sekolah ini bukan lagi sebagai siswa tapi menjabat sebagai kepala sekolah. Bangga, saya merasa sangat bangga karena melalui lembaga ini para guru telah membentuk banyak orang yang sudah memperoleh pekerjaan dan saya merupakan salah satunya karena. Terima Kasih, saya menyampaikan Terima Kasih kepada para guru – guru yang telah membentuk saya di sekolah ini dan pada akhirnya saya juga kembali berprofesi sebagai guru,” urainya.

Anthonia juga berharap agar kualitas yang telah dibangun dari para pendahulu dipertahankan dan terus berupaya untuk ditingkatkan lagi ke depan.

Rasa bangga pun diungkapkan Martince N. R. Ottu, S.Pd., yang kini menjabat sebagai kepala sekolah di SMP Negeri 1 Amanatun Selatan.

Martince Ottu

“Sebagai alumni saya merasa bangga terhadap para guru-guru yang telah membimbing kami di sini dan saya tidak pernah menyangka jika suatu saat saya akan menjadi kepala sekolah di sini, tetapi semua itu anugerah dari Tuhan,” tuturnya.

Martince juga optimis akan terus berjuang untuk memajukan SMP Negeri 1 Amanatun Selatan yang lebih baik lagi ke depan.

“Sebagai alumni yang kembali menjabat di sini saya akan terus berupaya untuk mengembangkan sekolah ini kedepan, tentunya saya tidak akan bekerja sendirian tetapi akan kerja bersama dengan para guru yang ada dan juga memohon dukungan dari semua orang tua dan stakeholder terkait demi kemajuan sekolah ini ke depan,” tandasnya. (Lenzho Asbanu/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here