SMK Cinta Damai Borong Gelar UKK bagi Peserta Didik Kelas XII

0
235
Pose bersama Ketua Yayasan SMK Cinta Damai, Penguji Eksternal dan Internal serta Guru-Guru.

Manggarai Timur, SEKOLAHTIMUR.COM – Dalam rangka meningkatkan kompetensi keahlian, SMK Cinta Damai Borong menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Tahun Ajaran 2022/2023 bagi 176 peserta didik kelas XII. Peserta berasal dari tiga program keahlian yakni, Usaha Perjalanan Wisata (UPW) 81 orang, Tata Boga/Kuliner 45 orang, dan Akomodasi Perhotelan (APH) 50 orang.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu – Jumat, 1 – 3 Maret 2023 di ruang kelas SMK Cinta Damai Borong di Bondo, Desa Watu Mori, Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur. Hadir sekaligus membuka dan menutup UKK yakni, Daniel Ando, S.Pd., selaku Pengawas SMK/SLB Kabupaten Manggarai Timur. Turut hadir Ketua Yayasan Cinta Damai Agustinus Harum, S.Pd,. AMD. Par., Wakasek Bidang Kurikulum, Oktavianus Carli Savio Dantut, S.Pd., Tim Penguji Eksternal dan Internal dari tiga program keahlian.

Dalam sambutannya, Ketua Yayasan Cinta Damai Agustinus Harum, mengatakan bahwa UKK merupakan indikator keberhasilan siswa-siswi selama menempuh pendidikan di lembaga pendidikan selama 3 tahun. Bagi Agustinus, jika ada peserta UKK yang belum menguasai bidang program keahlian, masih ada waktu untuk terus berlatih dan berbenah kembali dengan penguji internal sehingga setelah tamat nanti benar-benar telah menguasai bidang keahliannya dan tidak ditemukan kesalahan dalam kerja di dunia nyata.

“Jika ada peserta yang masih belum menguasai kompetensi keahliannya, masih ada kesempatan untuk ulang bersama penguji internal. Saya tidak terlalu butuh nilai tetapi saya butuh orang yang memiliki kompetensi dan daya saing yang tinggi,” Kata Agustinus

Lanjut dikatakannya, seluruh rangkaian UKK yang telah direncanakan jauh sebelumnya merupakan berkat kerja keras dan bimbingan bapak-ibu guru di sekolah sejak kelas X, mengikuti PKL di Labuan Bajo hingga saat ini telah menyelesaikan UKK dan siap terjun ke dunia kerja nyata.

“Kita bisa melihat hasilnya saat ini, keberhasilan lahir dari kerja keras dan kerja cerdas bapak-ibu guru. Hasil yang memuaskan ini akan menjadi indikator anak itu bisa diterima atau tidak di dunia kerja kemana saja mereka pergi, dan keberhasilan mereka adalah keberhasilan guru-guru dan lembaga pendidikan ini,” tandasnya.

Jalannya UKK

Mewakili pihak sekolah, Wakasek Bidang Kurikulum, Oktavianus Carli Savio Dantut menyampaikan terima kasih kepada Ketua Yayasan SMK Cinta Damai dan Pengawas SMK yang terus memberi motivasi kepada guru dan peserta didik untuk terus meningkatkan kompetensi masing-masing bidang keahlian. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Tim Juri Eksternal dan Internal karena telah bermitra dengan SMK Cinta Damai.

“Ujian kompetensi keahlian ini merupakan cara sekolah menyiapkan peserta didiknya agar lebih kompeten di bidang masing-masing. Ujian yang berfokus pada bidang keahlian tersebut telah melewati beberapa tahapan pembelajaran yang digeluti siswa selama 3 tahun, sehingga hari ini peserta UKK mampu menyelesaikan semua ujian ini dengan sempurna,” ujarnya.

“Terima kasih dukungan Ketua Yayasan SMK Cinta Damai, Pengawas SMK kab. Manggarai Timur, Tim Juri Eksternal dan Internal, panitia, guru-guru yang terlibat penuh dalam menyukseskan UKK ini. Walaupun ada kerikil kecil dalam pembinaan dan bimbingan kami bersama para guru, namun kami tetap optimis, kami akan memperbaikinya, terus berjuang memajukan dan meningkatkan kualitas pendidikan di lembaga tercinta ini,” pungkasnya.

Pantauan Media

Berdasarkan pantauan SekolahTimur.com pada Jumat (3/03/2023), 176 peserta dengan antusias mengikuti UKK sesuai bidang keahlian masing-masing. Di bawah tanggung jawab Odilia Wanul selaku Ketua Panitia UKK, peserta ujian program keahlian UPW mengenakan seragam putih dan rok hitam ditambah dasi dengan tampilan rapi diuji oleh Eusabi K. Jehaun dan Severino Jehadu sebagai Penguji Eksternal dan sebagai Penguji Internal Rikardus Panggu dan Marselina Apriliana.

Jalannya UKK

Sementara itu peserta Akomodasi Perhotelan (APH) menggunakan jas hitam rapi diuji oleh Marselinus Abur sebagai Penguji Eksternal Hotel On The Rock Kupang bersama Penguji Internal Florianus Nagul, S.Par., S.Pd., Sebastianus Naggul, Hendrikus G. Fandi, dan Goreti Amul. Sementara peserta Ujian Tata Boga/kuliner menggunakan pakaian Tata Boga lengkap di dapur Restoran SMK Cinta Damai diuji oleh Servika Jetia dan Maria G. P. Jawang sebagai Penguji Eksternal dari Agape Restaurant dan Dionisius Janggur, Sofia Ganul sebagai Penguji Internal.

Restituta Rigerti Anime, salah satu peserta UKK program keahlian Akomodasi Perhotelan (APH) mengaku bangga telah mengikuti UKK. Menurutnya, UKK cukup menantang karena berhadapan dengan Penguji Eksternal yang sudah lama berkarir dan sangat kompeten di bidangnya. Oleh karena itu, kata Anime, dibutuhkan penguasaan materi, persiapan matang, kepercayaan diri, dan konsentrasi yang tinggi.

Tingkatkan Profeionalisme dan Kompetensi

Sementara itu Pengawas SMK/SLB Kabupaten Manggarai Timur, Daniel Ando, S.Pd., dalam sambutannya sebelum menutup UKK mengatakan, SMK Cinta Damai salah satu SMK pertama yang menyelenggarakan UKK di Kabupaten Manggarai Timur. Dirinya mengapresiasi panitia, guru-guru yang telah berpartisipasi menyelenggarakan kegiatan level nasional seperti UKK.

Kepada guru-guru dan Penguji Internal, Daniel menekankan agar ke depannya terus meningkatkan profesionalisme di bidang keahlian dengan mengantongi sertifikat asessor masing-masing, terus membuka diri, berkolaborasi dengan lembaga-lembaga mitra tingkat global, perusahaan asing, meningkatkan Bursa Kerja Khusus (BKK) demi meningkatkan kualitas pendidikan dan meningkatkan kompetensi keahlian guru dan siswa SMK Cinta Damai.

Jalannya UKK

“Guru yang akan dipersiapkan sebagai Penguji Internal adalah Asessor yang bersertifikat maka Sertifikat Kompetensi yang akan diterima oleh siswa adalah sertifikat dari BSNP yang berlogo Pancasila. Sehingga tamatan memiliki peluang  diterima di perusahaan dan dunia industri nasional maupun dunia internasional. Mari terus membangun kolaborasi dan sinergitas dengan semua pihak,” tandas Daniel.

Kepada peserta yang telah mengikuti UKK, Daniel memotivasi agar terus belajar dan meningkatkan kemampuan kompetensi di bidang keahlian. “Belajar seumur hidup tanpa merasa puas. Bawalah semua ilmu dan pengalaman yang Anda peroleh dari lembaga pendidikan ini, bekerja dan terus belajar hingga hidup dalam cinta dan damai,” pungkasnya. (Ino Sengkang/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here