Peluncuran Buku Anak Karya Guru: UNICEF Perkuat Satuan Pendidikan Kembangkan Buku Cerita Lokal

0
33
Foto bersama panitia, narasumber, dan perwakilan penulis buku.

Sumba Barat, SEKOLAHTIMUR.COM – Pada Selasa, 19 Mei 2026 brtempat di Aula SMA Kristen Waikabubak diadakan Peluncuran Buku Cerita Tematik Berjenjang Dwibahasa. Buku-Buku tersebut merupakan karya guru PAUD dan SD yang didampingi UNICEF sejak tahun 2024.

Acara peluncuran buku tersebut merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI)-PGRI Provinsi NTT yang dihadiri oleh perwakilan Bunda PAUD Kabupaten Sumba Barat Daya dan Sumba Timur, Balai Bahasa NTT, BPMP NTT, UNICEF dan IGTKI Provinsi NTT.

Dukungan UNICEF

Dalam keterangan pers yang diterima redaksi, dijelaskan, sebagai upaya mendukung minat pada literasi sejak usia dini, pada tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Sumba Timur dan Sumba Barat Daya didukung UNICEF melakukan pelatihan dan pendampingan bagi lebih dari 100 guru PAUD dan SD Kelas Awal di Sumba Timur dan Sumba Barat Daya.

Penyerahan sertifikat kepada perwakilan penulis.

Sebagai produk akhir dari pelatihan tersebut telah dihasilkan 20 judul Buku Cerita Berjenjang Tematik untuk PAUD dan Kelas Awal dalam dua bahasa yaitu Bahasa Indonesia dan bahasa daerah Kodi, Wewewa (Wejewa), Loura, dan Kambera. Buku cerita telah dilakukan uji keterbacaan oleh Balai Bahasa Provinsi NTT dan telah dipublikasikan di halaman website Balai Bahasa Provinsi NTT.

Robertus Djone dari UNICEF NTT mengatakan, buku cerita tematik berjenjang ini memiliki kekhasan sendiri karena memuat tema-tema terkait dengan pemenuhan layanan dasar anak yang kontekstual, antara lain pentingnya akte kelahiran, waspada terhadap pneumonia dan TBC, bapak menghantar anak ke sekolah, dan bijaksana dalam menggunakan gawai (gadget). Minat pada literasi sejak usia dini  dimulai dengan membaca teks yang relevan dengan kehidupan mereka setiap hari, tambahnya.

Penyusunan buku cerita ini melibatkan UNICEF Kantor NTT, serta penulis dan editor buku cerita anak nasional dan NTT Benny Rhamdani dan Robertus Fahik yang menjadi pelatih dan mentor penulisan buku cerita ini.

Foto bersama usai acara peluncuran buku.

Robertus Fahik yang menjadi fasilitator bimtek dan editor dalam penulisan buku ini berbagi proses kreatif dan tips menulis buku cerita berjenjang untuk PAUD dan SD kepada lebih dari 80 peserta perwakilan IGTKI 12 kabupaten yang menghadiri event ini. Robertus juga mendorong partisipasi guru-guru PAUD untuk mengikuti perlombaan penulisan buku cerita berjenjang. Minat pada literasi sejak usia dini  dimulai dengan membaca teks yang relevan dengan kehidupan mereka setiap hari, tambahnya.

Sementara itu Aris Edo Riyandhika dari Balai Bahasa NTT mengatakan, Balai Bahasa NTT siap berkolaborasi dengan semua pihak atau pemangku pimpinan dalam penguatan literasi terutama untuk generasi muda. Lebih lanjut, literasi perlu digerakkan oleh semua pihak dari pemerintah daerah hingga guru dan siswa.

”Kami berharap daerah-daerah lain akan melaksanakan hal yang sama berupa penyusunan buku cerita anak berjenjang tematik dalam rangka penguatan literasi di satuan pendidikan dasar,” ungkapnya.

Kegiatan peluncuran buku cerita berjenjang ini ditandai juga dengan penyerahan sertifikat penghargaan dari perwakilan Bunda PAUD Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat Daya, Balai Bahasa NTT dan UNICEF NTT kepada penulis buku cerita ini yang diwakili oleh empat guru PAUD yaitu Suster Martha Malo (TK Santa Agatha Manola, SBD), Ferniati Enita Engge (TK Kristen Elopada, SBD), Maria Ulpa (PAUD Gracella, SBD)  dan Gaudensiana Banusu (TK Negeri Poma, SBD). (*tim/red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini