Daniel-Gregoria Sabet Gelar Duta Bahasa NTT 2025

0
199
Daniel Hosea Dicky dan Gregoria Wiwin Komaladewi, Terbaik I Putra dan Putri Duta Bahasa Provinsi NTT Tahun 2025.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Daniel Hosea Dicky dan Gregoria Wiwin Komaladewi dinobatkan sebagai Terbaik I Putra dan Putri Duta Bahasa Provinsi NTT Tahun 2025. Keduanya tampil memukau dan menyingkirkan finalis lainnya pada babak final yang berlangsung pada Sabtu, 17 Mei 2025 di hotel Neo Eltari Kupang.

Kepada media ini, Daniel Hosea Dicky menyampaikan, gelar juara yang diraihnya dalam ajang bergengsi oleh Balai Bahasa NTT tersebut bukan sekadar sukacita melainkan juga sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan ke depan.

“Jujur, saya tidak menyangka dan merasa apakah ini mimpi karena ketika saya lihat teman-teman saya yang lain, mereka punya kompetensi dan keunikan yang tidak kalah bahkan jauh lebih hebat dari saya.  Namun ketika juri memilih kami, tentu ini bukan sesuatu yang hanya membawa sukacita tapi ini memberikan kami tanggung jawab bagi kemajuan literasi di NTT. Maka kami sangat membutuhkan dukungan bapak/mama, teman-teman semua karena kami tidak bisa hanya seorang diri. Dukungan bapak mama menjadi kekuatan bagi kami,” ungkap Daniel.

Ia pun menceritakan pengalamannnya di pedalaman Sumba Timur ketika melihat banyak anak usia sekolah yang belum mampu berbahasa Indonesia. Pengalaman itu yang memicunya untuk berbuat sesuatu.

“Ke depannya saya akan terus mengusulkan penguatan literasi khususnya di daerah yang belum terjamah kualitas pendidikan. Saya pernah melakukan beberapa pengalaman atau beberapa tindakan misionaris ke daerah 3T di Sumba Timur. Saya sungguh merasa kasihan melihat anak-anak yang punya potensi luar biasa dalam kehidupan mereka tapi terbatas karena tidak mampu mengekspresikannya dalam bahasa pengantar, bahkan mereka tidak pergi ke sekolah karena mereka tidak bisa berbahasa Indonesia dan tidak mampu memahami materi yang diberikan oleh Kemendikbud dari pusat. Inilah tugas saya yang bisa saya kerjakan dan saya percaya mampu merealisasikan hal ini,” urainya.

Pose bersama Kepala Balai Bahasa NTT, narasumber, dewan juri, panitia, dan para pemenang Duta Bahasa NTT Tahun 2025.

Hal senada diungkapkan Gregoria Wiwin Komaladewi. Di kota asalnya Ruteng, Gregoria juga melihat sejumlah persoalan kebahasaan. Hal tersebut menjadi salah satu faktor pendorong drinya untuk mengikuti ajang pemilihan Duta Bahasa NTT.

“Ruteng kota kecil dengan banyaknya permasalahan bahasa yang ada. Itu menjadi latar belakang saya mengapa memilih ikut duta bahasa dan saya pikir saya bisa berkontribusi bersama kakak Daniel dengan program yang akan kami jalankan terutama trigatra bangun bahasa yakni mengutamakan bahasa Indonesia, melestarikan bahasa daerah, dan menguasai bahasa asing,” ujarnya.

Terkait persiapan ke ajang nasional, Gregoria mengatakan, akan ada sejumlah kegiatan yang dijalaninya bersama Daniel. Ia pun menyampaikan komitmennya untuk memberikan yang terbaik.

“Dengan melihat pengalaman duta bahasa tahun sebelumnya, akan ada begitu banyak persiapan yang harus kami lakukan di antaranya kami harus menjalankan krida kami, melihat bakat kami dan budaya yang ada di NTT dan akan dipentaskan di ajang nasional, sehingga kami harus benar-benar bertanggung jawab dengan hal itu, kami harus melakukan yang terbaik untuk NTT. Untuk persiapan, karena kami baru terpilih, kami akan menyiapkannya bersama dengan orang-orang yang memiliki kapabilitas dan kapasitas di bidangnya,” jelas Gregoria.

Daniel dan Gregoria berhasil keluar sebagai pemenang Duta Bahasa NTT Tahun 2025 setelah menyingkirkan sebanyak 142 pelamar sejak tahap pendaftaran hingga babak final yang diikuti oleh 10 finalis terdiri atas 5 putra dan 5 putri yang memaparkan kridanya di hadapan dewan juri. Sebagai pemenang di tingkat provinsi, Daniel dan Gregoria akan mewakili NTT di ajang pemilihan duta bahasa tingkat nasional yang direncanakan berlangsung pada bulan Agustus 2025 di Jakarta. (RF/rf-red-st)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini