PGRI Kabupaten TTS Gelar Workshop “Deep Learning”

0
472
Workshop "Deep Learning" oleh PGRi Kab. TTS pada Sabtu (24/05/2025) di Aula SMA Negeri 1 Soe.

TTS, SEKOLAHTIMUR.COM – Dalam rangka meningkatkan kualitas pembelajaran, Badan Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar workshop yang berfokus pada metode pembelajaran mendalam atau “deep learning”. Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (24/05/2025) di Aula SMA Negeri 1 Soe.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, Musa S. Benu, S.H., dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut memberikan apresiasi kepada badan pengurus PGRI Kabupaten TTS yang telah berinisiatif menggelar kegiatan workshop tersebut.

Dokumentasi kegiatan.

“Selaku Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan TTS, kami memberikan apresiasi kepada PGRI yang telah berinisiatif dalam melakukan kegiatan workshop terkait pembelajaran mendalam ini. Tentunya kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para tenaga pendidik guna menyamakan persepsi, agar proses pembelajaran di setiap satuan pendidikan dapat terlaksana dengan baik,” ungkapnya.

Musa Benu juga menyoroti kualitas pendidikan di TTS yang masih rendah. Ia pun berharap peserta yang ada dapat berbagi dengan rekan guru yang lainnya.

“Berdasarkan data yang telah dirilis khusus untuk kualitas pendidikan, kita di Kabupaten TTS masih rendah. Oleh karena itu dengan adanya berbagai kegiatan yang diselenggarakan diharapkan dapat meningkatkan kompetensi para tenaga pendidik yang ada,” ujarnya.

Dokumentasi kegiatan.

“Tentunya dalam kegiatan ini tidak semua guru ikut, namun ada perwakilan dari setiap kecamatan, karena itu kami berharap agar guru-guru yang ikut harus berbagi lagi dengan guru lain yang tidak ikut,” tandasnya.

Sementara itu Ketua PGRI Kabupaten TTS, Yunus Misa, S.Pd., yang juga selaku ketua panitia, dalam laporan kepanitiaannya menyampaikan, workshop yang diselenggarakan oleh BP PGRI Kabupaten TTS sesuai tujuan PGRI yang tertuang dalam lam anggaran dasar PGRI, yakni mewujudkan guru yang profesional, terpercaya, dan bermartabat.

Ia menguraikan, tujuan dari kegiatan workshop tersebut yakni; 1. Memberikan pemahaman teoritis dan praktis mengenai konsep dasar dan lanjutan “Deep Learning” atau pembelajaran mendalam; 2. Membekali peserta dengan keterampilan menerapkan model pendekatan Deep Learning atau pembelajaran mendalam; 3. Mendorong pengembangan riset dan inovasi berbasis lingkungan AI di lingkungan satuan pendidikan.

Dokumentasi kegiatan.

“Peserta yang hadir ini dari setiap kecamatan terdiri dari 5 orang, baik dari Jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA/SMK. Karena itu dari 32 kecamatan yang berada di Kabupaten TTS turut dilibatkan, sementara sebanyak 25 guru berasal dari BP PGRI Tingkat Kabupaten TTS,” jelasnya.

Yunus Misa juga berharap agar para peserta yang ikut dapat menerapkan di setiap satuan pendidikan yang ada, serta melakukan diseminasi kepada teman sejawat melalui kegiatan Hari Belajar Guru dalam komunitas belajar.

Workshop tersebut diikuti oleh 185 guru se-Kabupaten TTS. Sementara hadir sebagai narasumber yakni Wahid N. Aman, S.Pd., M.Hum., Widyaprada pada BPMP Provinsi NTT. (Lenzho Asbano/rf-red-st)

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini