Hasil Lomba Baca Puisi “NTT Membaca Ibu” Diumumkan, Berikut Nama Finalis dan Para Juara

0
705
Tangkapan Layar Pengumuman Lomba Baca Puisi "NTT Membaca Ibu", Kamis (30/12/2021)

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Hasil Lomba Baca Puisi “NTT Membaca Ibu” dalam rangka HUT ke-63 NTT dan Hari Ibu 2021 resmi diumumkan, Kamis (30/12/2021) Pkl. 19.30 Wita secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Surat Keputusan (SK) Dewan Juri dibacakan secara langsung oleh Ketua Dewan Juri, sastrawan Jose Rizal Manua, didampingi anggota Dewan Juri, Octavianus Masheka (TISI) dan Remmy Novaris DM (Teras Budaya Jakarta).

Berdasarkan kriteria yang ditetapkan yakni, Penafsiran, Penghayatan, Vokal, Penampilan, dan Unsur Audio Visual, Dewan Juri menetapkan peserta yang masuk sebagai finalis untuk masing-masing kategori sebagai berikut berdasarkan urutan juara.

Kategori Guru:

NoNamaAsalPemenang
1Martina MasNTTI
2Dra Flora Theresia HawuNTTII
3Mariana Meyana KelenNTTIII
4Marghareta Trysnawati MarutNTTIV
5Arni Djenita LudjiNTTV
6Wihelmus Dura MudaNTTVI
7Simon Kamba ManuNTTVII
8Sadrak S. PatampangPapua BaratVII
9Sebastianus LewarNTTIX
10Meiny B. F. NenoliuNTTX

Kategori Pelajar & Mahasiswa:

NoNamaAsalPemenang
1Imanuela Siki BalocNTTI
2Glorya G. T.FaahNTTII
3Chintya S. Y. SimanjuntakSumatra BaratIII
4Imelda KorohNTTIV
5Monika F. L. NuruNTTV
6Lusia Klaudiana TatoNTTVI
7Ara Elisabeth UgurNTTVII
8Muzia Devia SariNTTVII
9Aristo JomangNTTIX
10Irenius Pita RajaNTTX

Kategori Umum:

NoNamaAsalPemenang
1Beby SastradirjaBantenI
2Irene Apriani SudirNTTII
3Yosua NobrihaNTTIII
4Yunita MirandaNTTIV
5KiraJawa BaratV
6Karolus KurdiNTTVI
7Maria DeliaNTTVII
8Devia AlexandraNTTVII

Sebelum membacakan Surat Keputusan tersebut, Jose Riza Manua mengapresiasi kegiatan yang digelar dan para peserta yang telah mengambil bagian dalam Lomba Baca Puisi “NTT Membaca Ibu”. Menurutnya berdasarkan video-video yang masuk, ada potensi besar yang ditunjukkan para peserta dalam mengapresiasi puisi khususnya lewat pembacaan puisi.

“Harapannya, tahun depan dari NTT bisa berbicara di tingkat nasional dalam berbagai ajang lomba baca puisi,” ungkap Jose Riza Manua, sastrawan yang kerap menjadi juri lomba FLS2N tingkat nasional.

Ketua Panitia, E. Nong Yonson, mengungkapkan, lomba ini merupakan rangkaian dari kegiatan “NTT Membaca Ibu”. Sebelumnya telah digelar pesta puisi pada Rabu (22/12/2021) menghadirkan sastrawan, pegiat literasi (komunitas) dan sejumlah tokoh dari berbagai kalangan.

Kegiatan ini, jelasnya, terselenggara berkat kerja sama Komunitas Secangkir Kopi (KSK) Kupang dan Uma Kreatif Inspirasi Mezra (UKIM) didukung Taman Inspirasi Sastra Indonesia (TISI) dan sejumlah lembaga lainnya. Karena itu dirinya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung acara ini seperti Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT, Kantor Bahasa Provinsi NTT, Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Provinsi NTT, dan Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (Yaspensi).

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua peserta yang telah mengambil bagian dalam Lomba Baca Puisi “NTT Membaca Ibu”. Lomba ini, jelasnya merupakan momentum untuk memaknai HUT NTT dan Hari Ibu 2021 sekaligus apresiasi karya sastra kususnya puisi-puisi yang terhimpun dalam buku “93 Penyair Membaca Ibu”.

Karena itu, lanjutnya, dalam lomba ini setiap peserta membacakan dua puisi yakni, satu puisi wajib (puisi karya penyair NTT) dan satu puisi pilihan (puisi karya penyair Indonesia) yang semuanya diambil dari buku “93 Penyair Membaca Ibu”.

“Semua peserta akan mendapatkan sertifikat keikutsertaan dan tambahan piagam penghargaan serta hadiah lomba bagi para finalis. Para finalis dan para juara akan dihubungi panitia paling lambat satu minggu setelah pengumuman ini untuk kepentingan pengiriman sertifikat dan piagam serta hadiah lomba,” jelasnya.

Pantauan media, pengumuman lomba ini dihadiri para peserta lomba dan masyarakat umum, serta empat penyair NTT yang puisinya masuk dalam buku “93 Penyair Membaca Ibu” yakni, E. Nong Yonson, Mezra E. Pellondou, Jhon Dewa Bayu Samudra, dan Robertus Fahik. Hadir pula beberapa penyair “93 Penyair Membaca Ibu” seperti Sigit Hardadi, Khalid Alrasyid dan Warjito Soeharso. (rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here