Pentas Seni Warnai Pelepasan Anak TK Notre Dame

0
143
Sejumlah anak yang tampil dalam pentas seni Pelepasan Anak Kelompok B TK Notre Dame, Kamis (16/6/2022).

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Pentas Seni bertema “Mencintai Alam Semesta” mewarnai acara Pelepasan Anak Kelompok B Taman Kanak-Kanak (TK) Notre Dame, Kamis (16/6/2022) di aula Paroki St. Gregorius Agung Oeleta Kupang.

Puluhan anak mengambil bagian dalam pentas seni yang diawali dengan drama musikal bertema “the universe” tersebut. Tarian, puisi bahasa Inggris, dan lagu daerah pun ditampilkan anak-anak sebagai bagian dari rangkaian pentas seni itu.

Kepala TK Notre Dame, Sr. Maria Fidelia SND, S.Ag., mengungkapkan, pentas seni tersebut merupakan realisasi pembelajaran, juga untuk mengajak anak-anak agar mengasihi alam semesta.

“Konsep seni kami ini merupakan realisasi terhadap pembelajaran. Selama sekolah kami ditunjuk sebagai sekolah penggerak, setiap pembelajaran pasti ada project. Dan acara lepas-pisah ini adalah salah satu tema project kami yakni mengasihi alam semesta,” ungkap Sr. Fidelia.

Dijelaskannya bahwa kondisi bumi yang kini dilanda berbagai bencana seperti longsor dan kekeringan, perlu disikapi secara bijak, salah satunya dengan cara menanam. Bumi ini, tegasnya, adalah milik kita bersama.   

Sr. Maria Fidelia, SND, S.Ag.

“Bagaimana mengajak anak untuk mencintai bumi yang sekarang ini kita alami, bahwa bumi sedang dalam keadaan rusak, seperti longsor dan kekeringan. Kami mengajak anak mencintai bumi ini dengan cara menanam. Itu kami sudah lakukan juga dengan go green di sekolah dan di rumah, karena bumi ini milik kita bersama,” tandasnya.

Lebih lanjut, Sr. Fidelia meyakini bahwa nilai-nilai yang diajarkan dan ditanamkan kepada anak-anak selama mengenyam pendidikan di TK Notre Dame, sudah menjadi kebiasaan yang akan selalu dibawa ke jenjang pendidikan selanjutnya.

“Untuk anak-anak di TK Notre Dame sudah dibekali dengan karakter. Jadi, ada delapan karakter yang kami tanamkan dan sudah menjadi kebiasaan yang akan diteruskan ke jenjang SD. Jadi, orang tua sudah tau bahwa selama berada di tempat ini sudah kami tanamkan dengan baik, yang kami sebut sebagai Notre Dame Pelajar Pancasila,” jelasnya.

Patrisius Leu, S.Fil., salah satu orang tua anak yang hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan terima kasih kepada pimpinan dan staf pendidik TK Notre Dame yang telah menanamkan karakter kepada anak-anak. Ia pun meyakini bahwa anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah dasar adalah anak-anak yang memang telah memenuhi kriteria kelulusan.

“Anak-anak ini dilepas karena telah memenuhi kriteria kelulusan yaitu telah mencapai standar tingkat pencapaian perkembangan anak yang mencakup 3 elemen capaian pembelajaran. Tiga elemen capaian pembelajaran (CP) itu yakni, CP Nilai Agama dan Budi Pekerti, CP Jati Diri, dan  CP dasar-dasar literasi dan STEAM,” jelasnya.

“Dari 8 karakter yang ditanamkan di TKK Notre Dame meliputi 6 karakter profil pancasila yakni beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang Maha Esa serta berakhlak mulia, berkebinekaan global, bernalar kritis, mandiri, kreatif, gotong royong dan 2 yang menjadi ciri khas sekolah ini yaitu hormat dan peduli. Dalam hal ini kami sebagai orang tua mengucapkan terima kasih karena sekolah telah menjawab kepercayaan kami dan semoga ciri khasnya tetap ditumbuh-kembangkan lagi,” lanjut Patrisius yang adalah guru Agama Katolik di SMKN 7 Kota Kupang.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga mengajak agar para orang tua dapat mempercayakan anak-anak mereka untuk dididik dan dibina di TK Notre Dame. Ia menilai, TK Notre Dame selalu memberikan pelayanan pendidikan terbaik melalui pembelajaran berbasis tematis yang dikemas dalam bentuk bermain belajar dan proyek pembelajaran profil pelajar pancasila (P5).

“Kami juga orang tua, mengimbau dan mengajak calon-calon orang tua TK Notre Dame yang akan masuk tahun ajaran ini, silakan, mari, datang dan lihat hal-hal yang baik telah dibuktikan di sekolah ini. Silakan masuk, karena ini sekolah penggerak yang siap membentuk, mengolah dan mendampingi anak-anak kita menjadi lebih baik. Mari, orang tua di sekitar Alak, datang dan bergabung di sini, karena ini salah satu sekolah terbaik dari sekolah-sekolah yang terbaik,” pungkasnya. (Yosi Bataona/ rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here