SMA Kristen 2 Soe Gelar Sosialisasi IKM

0
544
Pose bersama narasumber dan peserta Sosialisasi IKM di SMA Kristen 2 Soe.

TTS, SEKOLAHTIMUR.COM – SMA Kristen 2 Soe menggelar Sosialisasi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) pada Jumat – Sabtu, 17 – 18 Juni 2022. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Koordinator Pengawas Dikmensus Kabupaten TTS, Junus Tloim, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya, Junus Tloim memberikan apresiasi kepada pihak SMA Kristen 2 Soe atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Dirinya berharap agar peserta dapat mengikuti secara baik materi yag disampaikan sehingga dapat mengimplementasikannya dalam pembelajaran.

“Selaku Korwas Dikmensus, saya memberikan apresiasi kepada kepala sekolah dan para guru yang ada di SMA Kristen 2 Soe ini, karena telah mengundang narasumber untuk memberikan sosialisasi dan sekaligus berbagi praktik baik terkait dengan implementasi kurikulum merdeka. Dengan adanya sosialisasi ini saya berharap agar semua guru bisa mengikuti dengan baik agar apa yang telah disampaikan dapat dilakukan,” ungkap Junus Tloim.

Junus juga meminta kepada semua guru yang ada di SMA Kristen 2 Soe untuk terus belajar guna meningkatkan kompetensi yang dimiliki. Hal ini penting agar pelayanan terhadap peserta didik dapat berjalan dengan baik.

“Seyogyanya kita guru ini terpanggil untuk bekerja atau melayani, karena itu kerjakanlah apa yang menjadi tugasmu dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan dengan hati yang tulus,” tandasnya.

Kepala SMA Kristen 2 Soe, Simon Benu, S.Pd., kepada media ini, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Secara khusus ia menyampaikan terima kasih kepada ibu Mezra Pellondou, instruktur kurikulum merdeka, yang telah hadir sebagai narasumber.

“Semenjak saya dilantik menjadi kepala sekolah di SMA Kristen 2 Soe ini, selaku kepala sekolah saya akan terus berupaya untuk meningkatkan kompetensi para guru maupun peserta didik untuk kemajuan sekolah ini ke depan. Karena itu sebelum memulai dengan proses pembelajaran di tahun pelajaran baru 2022/2023 ini, kami mendatangkan bunda Mezra Pellondou selaku narasumber untuk memberikan gambaran terkait dengan implementasi  kurikulum merdeka (IKM) kepada kami semua tenaga pendidik dan tenaga kependidikan di SMA Kristen 2 Soe,” tuturnya.

Simon Benu, S.Pd.

Dengan adanya sosialisasi ini, lanjut Simon, pihaknya siap untuk menerapkan kurikulum merdeka pada awal tahun pelajaran 2022/2023. Karena itu ia berharap agar apa yang telah disampaikan oleh narasumber bisa diikuti dengan baik oleh para tenaga pendidik yang ada sehingga menjadi bekal demi kelancaran penerapan kurikulum merdeka.

Simon  juga menyampaikan bahwa terkait dengan persiapan dalam penerapan kurikulum merdeka, pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan seperti rumah produksi dan kebun biologi. Dirinya juga berkomitmen untuk meningkatkan kompetensi para peserta didik. Selain di bidang akademik, juga akan meningkatkan kompetensi peserta didik sesuai dengan minat dan bakat masing-masing agar peserta didik yang ada  harus memiliki keterampilan khusus.

Sementara itu Mezra E. Pellondou, S.Pd., M.Hum., kepada media ini menyampaikan bahwa kehadirannya di SMA Kristen 2 Soe untuk melakukan sosialisasi terkait dengan implementasi IKM karena sekolah ini belum menerapkan kurikulum merdeka.

“Kehadiran saya di SMA Kristen 2 Soe ini untuk memberikan sosialisasi terkait dengan implementasi kurikulum merdeka. Selain itu juga saya berbagi dengan para guru yang ada tentang praktik baik yang telah kami lakukan,” ungkap guru SMAN 1 Kota Kupang ini.

Lebih lanjut Mezra menguraikan bahwa sekolah tempatnya mengajar sudah menerapkan kurikulum merdeka melalui program sekolah kami yaitu sekolah penggerak.

“SMA Negeri 1 Kupang merupakan sekolah penggerak angkatan pertama di NTT dan sudah memasuki tahun kedua dalam menerapkan kurikulum merdeka. Kami sudah melaksanakan tiga project dan tentunya kami sudah melalui berbagai pengalaman, yang pertama terkait dengan bagaimana cara membuat kurikulum operasional sekolah penggerak hingga mendesain kurikulum,  memilih project dan melaksanakan hingga nanti kami akan membagi rapor, dan rapor tersebut adalah sekolah penggerak angkatan pertama dari hasil belajar dari peserta didik,” jelasnya.

Atas pengalaman yang telah dilalui di sekolahnya tersebut, lanjut Mezra, dirinya mempunyai tanggung jawab untuk berbagi praktik baik terkait implementasi IKM di SMA Kristen 2 Soe.

Mezra E. Pellondou, S.Pd., M.Hum.

“Saya berharap dengan sosialisasi ini, kepala sekolah bisa mengikuti seleksi sekolah penggerak dan saya berharap agar SMA Kristen 2 Soe ini juga bisa lolos sebagai sekolah penggerak,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut, Mezra juga berbagi tips bagi para tenaga pendidik agar bisa beradaptasi dengan kurikulum mana saja. Ia menegaskan bahwa kuncinya ada pada literasi.

“Karena segala jenis informasi tentang kurikulum merdeka belajar itu bisa diakses di mana saja, terutama di laman website Kemdikbud, itu informasi paling valid. Karena itu para guru juga harus diberikan motivasi. Karena itu kehadiran saya di sini juga untuk memberikan motivasi sesama guru untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan yang ada, dan apa yang saya tahu tentunya akan dibagikan ke semua guru yang ada di SMA Kristen 2 Soe ini,” pungkasnya. (Lenzho Asbanu/ rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here