SMPK Frater Maumere Gelar MPLS

0
156
Penyematan atribut sekolah kepada perwakilan peserta MPLS oleh Kepala SMPK Frater Maumere, Fr. M. Sebastianus, BHK, S.Ag., M.M.

Sikka, SEKOLAHTIMUR.COM – SMP Katolik Frater Maumere menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi 303 peserta didik baru tahun ajaran 2022/2023. Kegiatan bertema “Membangun Pribadi Berkarakter Pancasila, Kreatif, dan Inovatif” tersebut digelar pada Senin – Rabu, 18 – 20 Juli 2022 di Aula Mardi Wiyata, Maumere.

Kepala SMPK Frater Maumere, Fr. M. Sebastianus, BHK, S.Ag., M.M., mengatakan, MPLS dijadikan sebagai wahana untuk melatih ketahanan mental, disiplin, dan mempererat tali persaudaraan. MPLS juga sering dipakai sebagai sarana perkenalan peserta didik baru terhadap lingkungan baru di sekolah tersebut.

“Baik itu perkenalan dengan sesama peserta didik baru, kakak kelas, guru, pegawai lainnya di sekolah itu. Tak terkecuali pengenalan berbagai macam kegiatan yang ada dan rutin dilaksanakan di sekolah,” ungkap Fr. Sebastianus dalam acara Pembukaan MPLS SMPK Frater Maumere, Senin (18/7/2022).

Lebih lanjut ditekankannya bahwa penyelenggaraan MPLS bukan sekadar formalitas tetapi mempunyai tujuan yang hendak dicapai. Tujuan tersebut meliputi: (1) Memperkenalkan peserta didik baru pada lingkungan fisik sekolah yang baru; (2) Memperkenalkan peserta didik baru pada seluruh komponen sekolah beserta peraturan, norma, budaya, kebiasaan, dan tata tertib yang berlaku di dalamnya; (3) Memperkenalkan peserta didik baru pada keorganisasian; (4) Memperkenalkan peserta didik baru pada seluruh kegiatan yang ada di sekolah; (5) Mengarahkan peserta didik baru dalam memilih kegiatan ekstrakurikuler yang sesuai dengan bakat, minat, kemampuan mereka; (6) Menanamkan sikap mental, spiritual, budi pekerti, tanggung jawab, kepedulian, toleransi dan berbagai nilai positif lainnya pada diri peserta didik baru; (7) Menanamkan berbagai wawasan dasar pada peserta didik baru sebelum memasuki kegiatan pembelajaran secara formal di kelas.

“Mengingat tujuan MPLS sebagai pintu masuk bagi peserta didik baru di sebuah sekolah, maka hendaknya MPLS benar-benar menjadi titik awal pembentukan karakter individu yang terintegrasi sejalan dengan visi, misi dan tujuan sekolah, serta menjadi arah atau kompas bagi pembentukan selanjutnya. Ini bisa dimulai dengan latihan dan penanaman sikap disiplin diri, tanggung jawab, kreatif, menggali dan mengenali potensi diri dan menemukan motivasi diri dalam belajar, meningkatkan dan mengembangkan kemampuan serta melatih diri untuk memiliki kepekaan sosial bagi sesama, lingkungan, dan Tuhan,” terangnya.

Kepala SMPK Frater Maumere.

Karena itu, lanjutnya, selama menjalani MPLS akan diberikan sejumlah materi untuk mencapai tujuan di atas yang dikemas dalam berbagai kegiatan bervariasi sesuai kebutuhan. Ciptakan suasana MPLS yang menyenangkan, penuh persaudaraan, kekeluargaan, berusaha membantu peserta didik baru untuk kreatif, inisiatif, inovatif dan membangkitkan semangat hidup yang pada akhirnya mampu membantu peserta didik baru untuk menegaskan dengan penuh keyakinan dan secara mantap pilihan mereka untuk mengenyam pendidikan di SMP Katolik Frater Maumere adalah pilihan terbaik untuk meraih masa depan yang gemilang.

“Saya meminta kepada segenap panitia, bapak ibu guru selaku insruktur, pengrus OSIS untuk menggunakan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Ingat, awal yang baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula untuk masa yang akan datang. Dan kepada peserta didik baru saya ucapkan selamat datang, selamat mengikuti MPLS, selamat merajut masa depan, cita-cita dan harapan Anda bersama Taman Pendidikan SMP Katolik Frater Maumere. Karena kesuksesan Anda adalah kebahagiaan kami. Berlarasa kujunjung, prestasi kuraih,” pungkasnya.

Sementara itu dalam laporannya, Ketua Panitia MPLS SMPK Frater Maumere, Maria Mystica Gena Grassa, S.Ag., mengungkapkan, tujuan kegiatan MPLS yakni, memperkenalkan kepada peserta didik situasi lingkungan sekolah, sehingga peserta didik baru bisa beradaptasi dengan sekolah baru, serta memberikan gambaran tentang peraturan dan tata tertib sekolah di SMPK Frater Maumere. Selain itu siswa baru bakal dibimbing dalam berbagai kegaitan kreatif untuk mengembangkan bakat dan minat yang dimiliki.

Selaku ketua panitia, ia berharap agar peserta didik dapat mengikuti kegitan MPLS dengan sungguh-sungguh, penuh semangat, dan berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.

Tarian kreasi oleh peserta didik kelas 8.

Adapun materi yang diberikan selama MPLS meliputi Tata Tertib Diri, Program OSIS, Gaya Belajar, Olahraga Gembira, Observasi Lingkungan Sekolah, Kurikulum Merdeka, Wawasan Wiyata Mandala, Seni Gembira, dan Pementasan Hasil Kreativitas.

Hadir dalam acara pembukaan tersebut, Wakasek Bidang Kurikulum, Petrus Yeriko Lumateti, A.Md., Wakasek Bidang Kesiswaan, Polycarpus Pada, S.Pd., Wakasek Bidang Humas, Adrianus Bareng, S.Pd., dan Wakasek Bidang Sarana Prasarana, Albertus Lidi Dong, S.Pd. Hadir pula staf guru, pegawai, karyawan, pengurus OSIS, dan orang tua/wali.

Acara pembukaan ini diselingi dengan beberapa acara hiburan seperti solo vokal oleh Helda Banabera dan tarian kreasi oleh peserta didik kelas 8. Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pengenalan materi. (Adrianus Bareng, S.Pd./rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here