UPTD SDN Bertingkat Naikoten Gelar Pensi

0
117
Penampilan drumben peserta didik UPTD SDN Bertingkat Naikoten

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR. COM – UPTD SDN Bertingkat Naikoten menggelar Pentas Seni (Pensi) pada Sabtu (10/12/2022) di Aula Serbaguna Gereja GMIT Paulus Kota Kupang. Pensi bertema “Kearifan Lokal: Tumbuhkan Sikap dan Bangun Watak” tersebut menampilkan aneka kreasi peserta didik seperti fragmen cerita “Bei Seuk” dari Rote Ndao, tarian daerah dan tarian kreasi, vokal solo dan vokal grup, peragaan busana adat daerah dan busana dari bahan daur ulang, medley tiktok, drumben, atraksi bela diri Kempo, serta pameran aneka produk dan kreasi sekolah.

Pada kesempatan yang sama juga diselenggaran Gelar Wicara bertema “Bullying” menghadirkan tiga narasumber yakni, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi NTT Linus Lusi, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., dan Psikolog Universitas Citra Bangsa Kupang Christin N. Ratu, S.Psi., M.Psi., Psi.

Selain itu digelar pula Peluncuran Buku Antologi Kelas Menulis Kreatif berjudul “Indahnya Hidupku”, dan penandatanganan Deklarasi Anti Perundungan (bullying) oleh kepala sekolah, perwakilan guru dan peserta didik, perwakilan orang tua, Kadis PK NTT, Kadis PK Kota Kupang dan sejumlah pejabat lainnya serta perwakilan undangan.

Gelar Wicara bertema “Bullying”

Dalam sambutannya, Kepala UPTD SDN Bertingkat Naikoten, Martinha Amaral, S.Pd., menyampaikan, pentas seni yang digelar pihaknya tersebut merupakan ajang bagi para siswa untuk menampilkan bakat dan kreatifitasnya.

“Hari ini adalah hari kita bersama dan juga pesta kita bersama, dimana kita akan melihat anak-anak menampilkan kreatifitas, bakat dan minat mereka. Di sini juga tidak hanya ditampilkan produk dari anak-anak, tetapi juga sikap dan keterampilan lainya dari mereka,” ujar Martinha Amaral.

Ia mengungkapkan, pentas seni tersebut tidak terlepas dari dukungan penuh para orang tua siswa yang tergabung dalam paguyuban-paguyuban kelas. Ia pun berharap agar kerja sama dan kegiatan serupa terus berlanjut ke depannya.

“Tentu semua ini adalah berkat kerja sama dengan orang tua siswa dalam paguyuban kelas masing-masing, dimana setiap kelas didukung oleh paguyuban kelas itu, yang mana dari kemarin orang tua sudah bersama-sama dengan kami untuk menyiapkan acara ini sehingga acara ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

“Saya sangat mengharapkan kegiatan-kegiatan seperti ini, tidak hanya berlangsung hari ini, tetapi pada hari-hari yang akan datang masih akan ada kegiatan-kegiatan yang lebih dari ini, dimana kita akan menampilkan prestasi anak-anak baik di bidang akademik maupun nonakademik,” tambahnya.

Penandatanganan Deklarasi Anti Perundungan (bullying)

Sementara itu, Ketua Panitia Pensi UPTD SDN Bertingkat Naikoten, Hermina Laus, S.Pd., dalam laporannya menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan upaya untuk mendorong perkembangan kompetensi siswa dalam mewujudkan Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5).

“Berdasarkan SK Menteri Nomor 162 tahun 2022, menjadi dasar hukum pelaksanaan sekolah penggerak yang berfokus pada peningkatan kompetensi peserta didik secara holistik dan untuk mendorong perwujudan program pelajar Pancasila,” tandas guru penggerak UPTD SDN Bertingkat Naikoten.

Lebih lanjut, ia menuturkan, tujuan dari kegiatan tersebut ialah mengarahkan para siswa untuk memahami nilai-nilai yang terkandung di dalam kebudayaan lokal sebagai indentitas diri dan juga identitas bangsa.

“Tujuan kami adalah mempersiapkan para siswa untuk menjadi generasi muda yang tanggap akan keunggulan lokal daerah dimana dia tinggal serta memiliki identitas diri yang berlandaskan identitas bangsa dan negara,” pungkasnya.

Tarian daerah Wanda Pa’u dari Kabupaten Ende

Pantauan media ini, turut hadir dalam kesempatan tersebut yakni Kadis PK Provinsi NTT Linus Lusi, S.Pd. M.Pd., Kadis PK Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, M.Si., Kepala UPTD Taman Budaya NTT Sofyan Koerniawan, M.M., Kepala UPTD Museum Daerah NTT Aplinuksi Asamani, S.Sos., M.Si., Pendeta dari Gereja Paulus Kota Kupang, pejabat dari kelurahan dan kecamatan setempat, siswa-siswi dan para orang tua/wali, awak media, serta sejumlah undangan lainnya. (Yosi Bataona/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here