Gubernur VBL Dorong Inovasi dan Kreasi Produk Hortikultura

0
112
Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dalam kunjungan kerjanya di Kabupaten Belu pada Selasa (4/7/2023).

Belu, SEKOLAHTIMUR.COM – Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Kabupaten Belu pada Selasa (4/7/2023) ikut menanam secara simbolis tanaman hortikultura dengan sistem irigasi tetes.

Penananam simbolis tanaman hortikultura jenis cabai dan tomat melalui  sistem irigasi tetes tersebut dilakukan di kebun percontohan pemerintah Kabupaten Belu yang terletak di Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan.

“Terima kasih kepada Bupati Belu dan jajarannya serta pihak-pihak yang terlibat karena sudah berkontribusi buat tempat ini menjadi berguna. Kalian jadikan tempat ini surga yang mana memberikan kebaikan bagi banyak orang,” ungkap Gubernur VBL.

“Ini wujud nyata dari kerja cerdas, kerja keras, dan kerja-kerja kolaborasi yang membuahkan hasil. Zaman sekarang manusia tidak cukup dengan satu pengetahuan saja, tapi harus berpengetahuan jamak agar bisa berguna bagi masyarakat banyak. Bupati Belu walaupun dia seorang dokter, tapi dia punya semangat belajar dalam bidang-bidang lainnya juga seperti pengembangan pertanian, dan ini hasil luar biasa yang kita dapatkan,” tambahnya.

Gubernur Viktor mendukung penuh apa yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Belu dan berharap pola-pola kerja seperti ini harus terus dipertahankan dan dikembangkan tanpa terpengaruh pemimpin daerahnya berganti, demi keberlanjutan desain pembangunan perekonomian masyarakat.

“Ini harus dipertahankan dan kita kembangkan jadi lebih baik lagi. Meskipun kelak gubernur atau bupatinya berganti, tapi pola kerja seperti ini harus tetap dipertahankan demi masa depan petani, masyarakat dan anak-anak kita ke depannya,” ujarnya.

“Bahan mentah hasil pertanian ini ke depan harus bisa kita olah jadi saos sambal dan saos tomat. Kembangkan mindset kita untuk tidak lagi datangkan produk dari luar, sedangkan sebenarnya produk tersebut bisa kita hasilkan sendiri, karena kita memiliki potensi tersebut, hanya belum kita kuasai dengan baik saja. Dengan punya produk sendiri seperti itu, justru akan mendatangkan keuntungan dan akan meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat secara luar biasa,” tandasnya.

Sementara itu Bupati Belu dr. Agustinus Taolin dalam laporannya menjelaskan terkait pengelolaan lahan pertanian tersebut yang awalnya kurang  difungsikan secara optimal hingga dapat menghasilkan hasil yang menjanjikan.

“Lahan pertanian ini luasnya 2 hektar lebih, dan sebagian merupakan milik pemerintah Provinsi NTT dan juga Pemkab Belu. Awalnya lahan hanya untuk pembibitan saja. Namun bersama dengan PPL, para Kelompok Tani, ilmuan dari Unhan, pihak gereja dan juga dukungan dari Bapak Gubernur serta bantuan pinjaman dari Bank NTT, kami sepakat untuk kelola lahan ini bersama-sama. Dan kami buktikan bahwa pengembangan pertanian hortikultura dengan sistem irigasi tetes ini membuahkan hasil yang memuaskan, khususnya bagi para kelompok tani di sini,” terang Bupati Agus.

“Kebun percontohan ini ke depan akan terus kami kembangkan, dan siapa pun yang ingin belajar pertanian, silakan datang ke sini. Siapa pun bisa belajar di sini. Baik masyarakat Belu, maupun dari luar Belu,” tambahnya.

Bupati Agus Taolin juga secara khusus mengapresiasi pemikiran-pemikiran Gubernur NTT sebagai kontribusi bagi pembangunan di NTT.

“Secara khusus, saya menyampaikan terima kasih kepada Tuhan, atas kebersamaan dalam pertemuan dengan Bapak Gubernur. Terima kasih karena Pak Gubernur selalu menyemangati, memotovasi melalui gagasan-gagasan serta pemikiran-pemikiran besar untuk pembangunan daerah kita. Tentu tugas kita untuk lanjutkan semangat kerja kolaboratif dari Bapak Gubernur ini,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut dilakukan juga pemberian bantuan sosial beras 7.200 kg oleh Pemprov NTT kepada Pemkab Belu untuk penanganan kemiskinan ekstrem, pemberian bantuan sarana produksi tanaman pangan dan hortikultura seluas 910 HA sebesar Rp 592.793.700,00,- dan juga pemberian bantuan sebesar Rp 2.604.634.700,- untuk penanganan perbaikan jalan provinsi di Kabupaten Belu. Selain itu ada juga penyerahan materi vokasi dari Direktur Bank NTT kepada Bupati Belu yang merupakan program vokasi dan training industri ke Jerman yang digagas oleh Gubernur NTT untuk para pelajar lulusan SMA/SMK se-NTT.

Hadir mendampingi Gubernur NTT, Bupati Belu dr. Agustinus Taolin, Wakil Bupati Belu Aloysius Haleserens, Unsur Forkopimda, Dirut Bank NTT Alex Riwu Kaho, Kepala Bapenda Prov. NTT Alexon Lumba, Kepala Badan Keuangan Daerah Prov. NTT Zakarias Moruk, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Prov. NTT Lecky Koli, Kadis LHK Prov. NTT Ondi Siagian, Staf Ahli Gubernur Bidang Kesra Mese Ataupah, Kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. NTT Prisila Parera.

Hadir pula para kepala perbankan, camat, lurah, kepala desa, tokoh agama, kepala puskesmas, kepala SMA/SMK, penyuluh pertanian lapangan (PPL), pendamping desa, kelompok tani, dan mahasiswa Politeknik Ben Mboi Unhan Belu. (Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Prov. NTT/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here