Mursalin Ngala: Kegiatan Pramuka Beri Banyak Manfaat

0
116
Kepala SMKN 7 Kupang, Mursalin Ngala, S.Pd.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Kepala SMKN 7 Kupang, Mursalin Ngala, S.Pd., menyampaikan, kegiatan pramuka memberikan banyak hal dan manfaat bagi para siswa, oleh sebab itu pramuka wajib diikuti oleh semua siswa. Hal itu diungkapkannya saat menutup kegiatan Masa Orientasi Pramuka (MOP) pada Jumat (04/08/2023) di sekolah setempat.

Lebih lanjut, Mursalin Ngala menuturkan, MOP sebagai tahap awal untuk mengenal lebih baik dan lebih dalam mengenai Pramuka.

“Selama dua hari ini kami sudah memantau adik-adik yang berkaitan dengan hal orientasi. Orientasi itu awal sebelum mengenal lebih jauh mengenai pramuka,” ungkapnya.

“Tentunya sudah banyak materi dan banyak hal yang sudah anda peroleh. Itu semua semata-mata untuk menjalankan mandat atau jabatan sebagai pramuka. Pramuka itu wajib karena ada hal-hal yang penting dan menunjang untuk kompetensi, yang dilaksanakan oleh kompetensinya masing-masing,” lanjut Mursalin Ngala.

Ia malanjutkan, hal-hal seperti kebersamaan, karakter dan kepemimpinan yang didapat akan memberikan manfaat bagi potensi diri dan di dalam dunia kerja maupun relasinya bersama masyarakat.

“Hari ini saya melihat ada yang memberikan tanda-tanda yang perlu untuk bidang kompetensinya masing-masing. Hal-hal berkaitan dengan perhitungan, kebersamaan, kepribadian, kesiap-siagaan dan kepemimpinan bagi peserta didik sekalian,” ujarnya.

“Anda akan merasakan ketika lepas dari satuan pendidikan atau pun di perguruan tinggi, maupun sampai ke dunia kerja. Kalau anda dilatih secara baik dan tekun secara saksama dalam kegiatan-kegiatan Pramuka akan membentuk kepribadian dan karakter anda saat bersama dengan orang lain, saya yakin anda akan menunjukkan bahwa anda bisa dan mampu,” jelasnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, dengan mengikuti kegiatan tersebut akan membentuk mental dan keberanian serta jiwa pemimpin di dalam kelompok masyarakat.

“Saya yakin kalau adik-adik ikut kegiatan ini dengan baik, kalian akan dilatih untuk mampu menjadi pemimpin dalam masyarakat. Misalnya saja, ketika disuruh untuk memimpin doa, banyak orang yang tidak bisa, itu karena mereka tidak punya keberanian dan tidak punya persiapan, sehingga dia juga tidak tahu mau bicara apa ketika diminta,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, acara puncak dalam kegiatan Masa Orientasi Pramuka (MOP) yakni, dengan pembakaran api unggun sebagai lambang terang di dalam kegelapan dan selalu memberikan kehangatan di mana saja berada. (Yosi Bataona/rf-red-st)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini