Siswa SMP Sint Vianney Soe Harumkan Nama TTS di Ajang KSN

0
78
Tiga siswa berprestasi SMPK Sint Vianney Soe pose bersama kepala sekolah dan guru pendamping

TTS, SEKOLAHTIMUR.COM – Reynard Alexander Koenunu (13), siswa Kelas IX SMP Sint Vianney Soe sukses mengharumkan nama Kabupaten TTS di ajang Kompetensi Sains Nasional (KSN) Tahun 2021. Menyisihkan sekitar 57.000 pesaingnya, Reynard sukses meraih medali perunggu pada ajang yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) tersebut.

Kepada wartawan, Senin (15/11/2021), Reynard menceritakan perjuangannya hingga bisa meraih medali perunggu. Ajang KSN, ungkapnya, bukanlah ajang yang baru diikutinya. Ia sudah tiga kali mengikutinya. Pada tahun 2019, Reynard mengikuti seleksi ajang tersebut namun belum mampu lolos ke babak final. Hasil yang sama juga ia dapatkan pada tahun 2020.

Belajar dari pengalaman sebelumnya, Reynard mempersiapkan dirinya lebih baik untuk mengikuti ajang tersebut di tahun 2021. Didampingi guru IPS-nya, Marcelus Valerio Leo (26), Reynard mempersiapkan dirinya secara lebih maksimal.

Kegagalan dua tahun sebelumnya menjadi motivasi baginya untuk meraih hasil yang lebih baik di tahun ini. Kerja keras dan ketekunannya berhasil membuahkan medali perunggu untuk mata pelajaran IPS.

“Saya bersyukur karena kerja keras dan ketekunan saya membuahkan hasil yang baik,” ujarnya.

Selain Reynard, dua siswa SMPK Sint Vianney lainnya yang juga ikut dalam ajang tersebut yaitu, David Robinson Liufetto (14) pada mata pelajaran IPA, dan Christopher Benjamin Sahetapy Engel (13) pada mata pelajaran IPS. Robinson meraih juara harapan sedangkan Christopher berhasil masuk babak final.

Keduanya mengaku, mengikuti ajang tersebut menjadi pengalaman yang sangat berharga. Keduanya bersyukur karena bisa masuk ke babak final dan meraih juara harapan.

“Ini menjadi pembelajaran untuk kami agar terus membenahi diri agar menjadi lebih baik lagi ke depannya. Walaupun belum mampu mempersembahkan medali, namun pencapaian ini tetap kami syukuri,” ujar keduanya.

Prestasi yang Luar Biasa

Kepala SMPK Sint Vianney Soe, Romo Johannes A. Tnomel, bersyukur atas pencapaian ketiga siswanya di ajang KSN tahun ini. Pencapaian tersebut dikatakannya sebagai pencapaian yang luar biasa. Pasalnya, dalam ajang tersebut para siswa SMPK Sint Vianney harus bersaing dengan siswa-siswa dari ribuan sekolah yang ada di Indonesia.

“Ini pencapaian yang luar biasa karena persaingannya sangat ketat dimana ada 57.000 pelajar se-Indonesia yang ikut dalam event tersebut,” ungkapnya.

Prestasi tersebut, lanjutnya, diharapkan bisa menjadi motivasi bagi para siswanya untuk berprestasi. Pasalnya, setiap tahun ada berbagai perlombaan yang digelar pemerintah.

“Kita berharap prestasi yang diraih ketiga siswa kami di ajang KSN tahun ini bisa menjadi pelecut para siswa lainnya untuk terus berprestasi,” harapnya.

Sementara itu Marcelus Valerio Leo (26), guru IPS yang mendampingi peserta KSN, berharap ke depan ada siswa-siswi dari SMPK Sint Vianney yang mampu melampaui prestasi yang diraih tahun ini.

Ditanya terkait kendala saat mendampingi peserta KSN, Marcelus mengaku, jaringan internet sempat menjadi kendala. Karena adanya pandemi virus corona, ungkapnya, terpaksa pendampingan dilakukan secara daring, namun koneksi internet kurang baik menjadi kendalanya.

“Mulai dari tahapan seleksi kabupaten hingga provinsi, kita lakukan pendampingan secara online karena adanya pandemi virus corona. Sedangkan koneksi jaringan internet kurang baik. Hal Ini menjadi kendala untuk kami. Barulah pada tahap babak final, pendampingan dilakukan secara tatap muka,” jelasnya. (Lenzho Asbanu/ suaratts.com/ rf-red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here