DP2KBP3A Manggarai Adakan Sosialisasi Kespro dan Stunting Bagi Catin SMKN 1 Wae Ri’i

0
71
Sosialisasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting bagi Calon Pengantin (Catin) SMKN 1 Wae Ri’i, Jumat (17/12/2021)

Manggarai, SEKOLAHTIMUR.COM – Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdaya Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Manggarai mengadakan Sosialisasi Kesehatan Reproduksi (Kespro) dan Stunting bagi Calon Pengantin (Catin) SMKN 1 Wae Ri’i. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta didik pada Jumat (17/12/2021), di ruangan OSIS SMKN 1 Wae Ri’i, Kabupaten Manggarai.

Sosialisasi dipimpin oleh Maria Goreti Agun, salah satu staf DP2KBP3A Manggarai. Kepada peserta kegiatan, Maria mengatakan bahwa kegiatan ini sangat penting dan merupakan bentuk kepedulian kepada generasi muda remaja milenial agar memahami kesehatan reproduksi remaja dan masalah stunting.

“Anda semua yang hadir di sini suatu saat akan menjadi bapak dan ibu dalam keluarga. Saat ini anda masih remaja dan akan menjadi calon pengantin. Calon pengantin menjadi perhatian khusus bagi pemerintah dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting yaitu dengan pemahaman kesehatan reproduksi dan stunting bagi calon pengantin sehingga dapat merencanakan kapan harus menikah, bagaimana cara mengatur kelahiran agar anak yang dilahirkan menjadi anak sehat dan bebas stunting,” ungkapnya.

Dirinya juga mengimbau peserta agar tetap menjaga dan menjadikan masa remaja sebagai masa transisi yang perlu dijaga.

“Anak-anak, kalian adalah generasi muda remaja milenial yang nanti siap untuk membahagiakan masa depan Anda masing-masing. Maka isi masa remaja dengan kegiatan yang positif dan membangun. Kegiatan yang mampu membentuk karakter sejati yang baik. Oleh karenanya perlu dipupuk dengan makanan dan minuman yang bergizi,” jelasnya.

Pada kesempatan tersebut Chelin Dominggus juga tampil sebagai narasumber. Bidan Puskesmas Kenda ini membawakan materi Pemahaman Kesehatan Reproduksi (Kespro). Dalam materinya ia menjelaskan bahwa peserta didik harus menyadari dari awal tentang bagaimna menjaga dan merawat tubuh agar tetap sehat dan nantinya menjadi calon pengantin yang berkualitas.

“Kesehatan reproduksi remaja dimulai dari dalam diri agar mampu menjaga alat reproduksi baik wanita maupun laki-laki agar ketika waktunya anda menjadi ibu atau bapak yang bisa memberikan generasi yang sehat bebas stunting. So, jadilah calon pengantin berkualitas dan yang sehat agar terbebas dari stunting”, jelas Chelin

Sebagai moderator kegiatan, Melky Sobe, S.Fil., memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk berdiskusi dan memberikan pertanyaan ataupun tanggapan terhadap materi. Semuanya dikupas tuntas dan peserta didik dengan bebas bertanya sesuai dengan pengalaman pribadi mereka baik sebagai laki laki maupun perempuan dalam konteks ciri mereka atau status mereka sebagai remaja.

Di akhir sesi kegiatan, Melky Sobe, mewakili kepala sekolah dan peserta menyampaikan terima kasih kepada dinas P2KBP3A Kabupaten Manggarai yang memiliki kepedulian terhadap generasi muda remaja. Dirinya meminta agar kegiatan positif seperti ini agar tetap perlu dilakukan seraya memohon agar SMKN 1 Wae Ri’i menjadi pilihan untuk kegiatan kegiatan positif tersebut. Ia pun berharap agar peserta mampu menjadi pribadi yang berkualitas dan berkarakter.

“Kalian adalah generasi muda remaja milenial, generasi matahari kehidupan yang tak boleh padam dan bangun sikap kepedulian kepada sesama dan tetap menjadi pribadi yang berkualitas dan berkarakter dengan pola hidup yang sehat, makan makanan yang bergizi dan selalu berpikir positif terhadap kehidupan. Masa remaja sebagai masa transisi yang perlu dijaga dengan baik,” tandas alumnus STFK Ledalero ini. (Ino Sengkang/ rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here