Penjabat Walikota Kupang Resmikan Pemanfaatan Pusat Kuliner Pantai Kelapa Lima

0
68
Pejabat Walikota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., meresmikan pemanfaatan kawasan pusat kuliner pantai Kelapa Lima Kupang, Selasa (11/10/2022).

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Selasa (11/10/2022), Pejabat Walikota Kupang, George M. Hadjoh, S.H., meresmikan pemanfaatan kawasan pusat kuliner pantai Kelapa Lima Kupang yang dibangun oleh Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) I Kota Kupang beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan tersebut, George Hadjoh mengungkapkan, pemanfaatan terhadap wisata kuliner tersebut merupakan tindak lanjut dari apa yang diharapkan pemerintah pusat terhadap pembangunan di Kota Kupang.

“Hari ini terjadi karena pak Menteri PUPR pada saat kunjungan kerja ke NTT minggu lalu tepatnya, beliau sempat mampir ke tempat ini, agak kecewa atau memang sangat kecewa karena tempat yang sudah diresmikan Presiden Jokowi ternyata belum dimanfaatkan. Bukan tidak mau dimanfaatkan, tetapi ada berbagai pendapat sehingga tertunda-tunda,” ungkap George.

“Oleh karena ini, saya minta kepada pak Menteri kasi waktuseminggu supaya bersama teman-teman dari balai PPK untuk mempersiapakan kegiatan hari ini. Apapun ceritanya, kita harus jalan, walaupun ke depannya ada kekurangan-kekurangan kita tetap jalan terus sambil mengevaluasinya sebab kalau tidak, uang 80 M yang dikeluarkan negara sebagai bentuk perhatian dari Bapak Presiden kepada NTT, terkhusus Kota Kupang. Saya kira beliau senang karena hari ini kita sudah mulai menggunakan tempat ini sesuai rencana dan peruntukannya,” terangnya.

Selanjutnya, ia mengharapkan keterlibatan semua pelaku usaha dan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan ikan agar sesuai dengan permintaan dan memberikan pelayanan yang maksimal. Selain itu perhatian terhadap service dan hospitality bagi pelaku usaha perlu mendapat pelatihan dan perhatian yang memadai sesuai standar.

“Sudah momentumnya hari ini kita launching, sehingga semua kuliner ikan, mulai dari ikan Karapu sampai Gergahing ada di sini. Termasuk pengusaha-pengusaha ikan yang ada di sini, kasi masuk ikan di sini, sehingga supply chain terhadap ikan di sini terpenuhi,” ujarnya.

“Kita juga minta Askor untuk melatih service dan hospitality terhadap kita punya saudara-saudara yang akan memanfaatkan tempat ini. Sehingga bagaimana membangun pelayanan yang prima, bagaimana membangun keramatamahan dalam melayani sesama yang datang membeli ikan yang datang ke sini,” lanjutnya.

George Hadjoh menambahkan, tempat tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk event-event seperti pentas budaya dan seni agar menunjang ekonomi masyarakat, yang pada akhirnya akan berdampak pada meningkatnya pembangunan ekonomi di Kota Kupang.

“Hamparan di sini juga cocok untuk event-event, baik budaya, seni dan juga lain-lain. Maka tiap malam kita harus hidupkan ini. Karena kita menuju kepada Kota Kupang 24 jam. Kalau Kota Kupang aktivitasnya sudah 24 jam, maka pertumbuhan ekonomi akan cepat naik dan berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat di Kota Kupang,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan akan menghidupkan tempat tersebut dengan kegiatan-kegiatan yang menghibur masyarakat dengan bekerja sama dengan berbagai pihak dalam menyediakan sarana dan prasarana demi kemajuan dan perkembangan Kota Kupang.

“Kita akan hidupkan tempat ini juga dengan menghadirkan artis-artis ibu kota. Selanjutnya pada hari Sabtu kita akan launching di LLBK. Semua akan diaktifkan. Nanti ke depan kita akan upaya dorong sedemikian rupa sehingga bisa menghasilkan pendapatan-pendapatan asli daerah yang bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Kupang,” ungkapnya.

“Pemerintah sungguh menyadari bahwa kita tidak bisa kerja parsial, harus kerja kolaborasi. Oleh karena kerja kolaborasi dan integrasi ini kita bersama-sama dengan lembaga keuangan perbankan seluruhnya, yang juga akan memberikan support  kepada kita setiap 200 meter ada tempat sampah dan mengamankan aset-aset tersebut,” pungkasnya. (Yosi Bataona/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here