638 Mahasiswa Unwira Kupang Jalani KKNT-PPM

0
87
Mahasiswa Unwira Kupang yang menjalani KKNT-PPM di Desa Toobaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang.

Kota Kupang, SEKOLAHTIMUR.COM – Dalam rangka merealisasikan program pengabdian masyarakat, pada Selasa (17/01/2023) Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang mengutus 638 mahasiswa untuk melaksakan pengabdian masyarakat yang di desa dan kelurahan. Sebanyak 40 titik tempat yang menjadi locus pelaksanaan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik – Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat (KKNT-PPM) Periode 2022 – 2023. 

Dalam acara pelepasan mahasiswa peserta KKNT-PPM yang bertema “Penguatan Ekonomi Masyarakat dalam Menghadapi Inflasi”, Rektor Unwira Kupang, Pater Dr. Philipus Tulle, SVD., menegaskan, ilmu yang didapat di kampus harus selaras dan seimbang dengan praktik hidup bermasyarakat.

“Kegiatan KKNT-PPM ini dirancang sebagai program yang bertujuan untuk membangun keseimbangan antara teori-teori yang telah dipelajari oleh mahasiswa di kampus dan direalisasikan dalam bentuk praktis yang nyata, yaitu turun lapangan masyarakat, menikmat dan menjadi bagian dari masyarakat,” ungkap Pater Philipus.

Dirinya juga menegaskan pentingnya membawa perubahan di dalam masyarakat, secara khusus dalam meningkatkan ekonomi melalui pendampingan-penampingan yang kreatif dan berdayaguna.

“Mahasiswa-mahasiswa Unwira Kupang harus menjadi agent of change bagi masyarakat untuk semakin kreatif dan inovatif dalam segala hal, terutama dalam hal meningkatkan ekonomi melalui kegiatan pendampingan dengan teknik inovatif-milineal,” tegasnya.

Desa Toobaun, Amarasi Barat

Desa Toobaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang, menjadi salah satu desa yang menerima mahasiswa KKNT-PPM Unwira Kupang. Sebanyak 16 mahasiswa menjalani KKNT-PPM di desa tersebut.

Kepala Seksi Pemerintahan Desa Toobaun Noh, Y. Kanaf, yang menerima ke-16 mahasiswa Unwira menyampaikan ucapan selamat datang dan berharap agar para mahasiswa dapat membina hubungan serta kerja sama yang baik demi membagun desa tersebut menjadi lebih maju dan berkembang dalam segala aspek.

“Selamat menjadi bagian dari masyarakat Desa Toobaun ini dan semoga adik-adik mahasiswa yang siap menjalankan KKN di Desa Toobaun, tetap membangun dan menjaga budi pekerti, menciptakan relasi dan kerja sama yang adaptif, komunikatif, dan inovatif,” ujar Noh Kanaf. (Fr. Rio Kanaf/Yosi/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here