SMAN 1 Rindi–YASPENSI Siapkan Agen Literasi Sekolah

0
71
Workhop Literasi pada Jumat – Sabtu, 8 – 9 September 2023 di SMAN 1 Rindi, Sumba Timur.

Sumba Timur, SEKOLAHTIMUR.COM – SMA Negeri 1 Rindi membangun kerja sama dengan Yayasan Pustaka Pensi Indonesia (YASPENSI) dalam mempersiapkan agen literasi sekolah. Kerja sama tersebut diwujudkan dalam kegiatan Workhop Literasi yang digelar pada Jumat – Sabtu, 8 – 9 September 2023 di aula sekolah setempat.

Kepala SMAN 1 Rindi, Moh. Rifa’i, S.Pd., mengungkapkan, agen literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi di lingkungan sekolah.  

“Kalian adalah agen perubahan peningkatan kemampuan literasi. Jadi kegiatan ini tidak selesai di sini saja tapi akan berkelanjutan. Kalian adalah agen. Kalau yang lalu itu ada agen perundungan, 30 orang juga. Nah, sekarang kalian ini agen literasi. Kalian punya tugas untuk menghidupkan literasi di SMAN 1 Rindi,” ungkap Moh. Rifa’i dalam sambutannya sebelum menutup kegiatan, Sabtu (9/9/2023).

Pose bersama kepala sekolah, narasumber, dan peserta.

Pada sisi yang lain, Moh. Rifa’i menilai, kegiatan literasi tersebut memiliki korelasi dengan rapor mutu pendidikan dimana salah satu aspek penilaiannya adalah literasi.

“Kegiatan kita terkait literasi sangat matching (cocok, red) dengan rapor mutu pendidikan yang sudah kita baca berdasarkan rilisan pemerintah hasil dari asesmen nasional pada tahun 2022. Kita walaupun ada peningkatan tapi tidak terlalu menggembirakan,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, dibutuhkan berbagai upaya dalam meningkatkan literasi, salah satunya melalui kegiatan workshop yang digelar tersebut.

Pose bersama kepala sekolah, narasumber, dan peserta.

“Kita mendapatkan ilmu untuk bagaimana kita meningkatkan kapasitas kita baik teman-teman guru terutama peserta didik. Oleh karena itu betul-betul kita maksimalkan potensi kita yang ada,” tandasnya.

“Saya sangat bersyukur anak-anak saya mendapat pembekalan dari sumber langsung ini. Kalau biasanya kita lewat medsos dan lain-lain, dampaknya tidak terlalu terasa tapi selama dua hari apa yang kita dengar, itu yang langsung kita praktikkan dan itu saya yakin sangat membekas,” pungkasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta didik kelas X dan kelas XI serta 3 guru bahasa sebagai pendamping. Hadir sebagai narasumber yakni Nimrot Ndjukambani, S.Pd. (Koordinator YASPENSI Wilayah Sumba), dan Robertus Fahik, S.Fil., M.Si. (Ketua Divisi Kepustakaan YASPENSI). (*tim/rf-red-st)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini