WHO Ingatkan Omicron Berisiko Sangat Tinggi Picu Lonjakan Kasus Covid-19 Global

0
174
Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Tedros Adhanom Ghebreyesus. Christopher Black/WHO/Handout via REUTERS

WHO, SEKOLAHTIMUR.COM – Organisasi Kesehatan Dunia WHO menyatakan, varian baru virus corona Omicron berisiko “sangat tinggi” menyebabkan terjadinya lonjakan kasus Covid-19 secara global.

Berpotensi lebih menular daripada varian sebelumnya, Omicron yang pertama kali diidentifikasi di Afrika Selatan, telah ditemukan di Australia, Belgia, Botswana, Inggris, Kanada, Denmark, Prancis, Jerman, Hong Kong, Israel, Italia, Belanda, dan Skotlandia.

Varian Omicron kemungkinan akan menyebar secara internasional, membawa “konsekuensi parah” di beberapa daerah, kata WHO dalam peringatan kepada 194 negara anggota. Demikian dilansir tempo.co, Senin (29/11/2021).

“Risiko global secara keseluruhan terkait dengan varian baru Omicron dinilai sangat tinggi,” kata badan kesehatan dunia itu, yang telah memperingatkan bahwa memahami tingkat keparahan varian bisa memakan waktu hingga berminggu-minggu.

WHO mendesak anggota untuk mempercepat vaksinasi kelompok prioritas tinggi dan memastikan upaya untuk menjaga layanan kesehatan penting, menyarankan pendekatan berbasis risiko untuk menyesuaikan pembatasan perjalanan global.

“Omicron memiliki jumlah lonjakan mutasi yang belum pernah terjadi sebelumnya,” kata WHO, dan menambahkan, “kasus dan infeksi Covid-19 diperkirakan terjadi pada orang yang divaksinasi, meskipun dalam proporsi yang kecil dan dapat diprediksi.”

Kekhawatiran atas penyebaran varian baru Omicron menyebabkan banyak negara mulai melakukan pembatasan, terutama penerbangan rute Afrika Selatan dan negara Afrika lainnya. 

Afrika Selatan telah mengecam pembatasan perjalanan sebagai tidak adil dan berpotensi membahayakan ekonomi, dengan mengatakan mereka dihukum karena kemampuan ilmiahnya mengidentifikasi varian lebih awal. (Sumber berita dan foto: tempo.co/ rf-red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here