SMKN 1 Ile Ape Juara Liga Pelajar Lembata 2022

0
148
Tim Vulcano FC (SMKN 1 Ile Ape) pose bersama Penjabat Bupati Lembata usai menjuarai Liga Pelajar tingkat SMA/SMK Kabupaten Lembata tahun 2022.

Lembata, SEKOLAHTIMUR.COM – SMK Negeri 1 Ile Ape (Vulcano FC) keluar sebagai juara Liga Pelajar tingkat SMA/SMK Kabupaten Lembata tahun 2022 usai mengalahkan SMAS Frateran Don Bosco Lewoleba pada pertandingan babak final yang digelar di lapangan Desa Pada, Kecamatan Nubatukan, Kabupaten Lembata, Minggu (5/6/2022) sore.

Tim asuhan Coach Uchok Hurek menang dengan skor 4-1 lewat drama adu penalti usai kedua tim bermain imbang 0-0 pada waktu normal dan tambahan waktu. Dengan keberhasilan ini, SMK Negeri 1 Ile Ape akan mewakili Kabupaten Lembata dalam Liga Pelajar tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).   

Dalam arahannya, Penjabat Bupati Lembata, Drs. Marsianus Jawa, M.Si., mengatakan, olahraga khususnya sepak bola merupakan bagian dari membangun Kabupaten Lembata. Jika sepak bola berkembang, Lembata pun akan berkembang. Hal penting yang perlu dijaga, tegasnya, yakni sportifitas.

“Kita bangun Lembata juga dari bidang sepak bola. Kalau sepak bola berkembang maka Lembata juga akan berkembang. Nilai seportifitas itu harus selalu dijunjung tinggi, agar tidak ada lagi berkelahi di tengah lapangan. Jatuh, harus bangun dan langsung berpelukan,” ungkapnya.

Sementara itu Coach Uchok Hurek memberikan apresiasi kepada anak-anak asuhnya yang telah menjuarai Liga Pelajar tingkat Kabupaten Lembata tahun 2022. Ia mengatakan, semua itu karena proses, dan proses tidak mungkin mengkhianati hasil.

“Saya berterima kasih dan apresiasi kepada pemain semua yang sudah juara. Saya melihat selama pertandingan, semua tim memang bermain bagus. Anak-anak Vulcano ini kita bimbing, kita latih, dan selama latihan mereka serius. Semuanya berjalan sesuai proses. Kita layak juara,” tandasnya.

Jalannya Pertandingan

Pukul 02.00 Wita, para penggembar sepak bola berduyun-duyun memadati area Lapangan Pada. Suporter dari segala penjuru terus berdatangan, berbaris mengelilingi pinggir lapangan. Tak ketinggalan pendukung SMKN 1 Ile Ape tampil dengan poster; “SMK Bisa SMK Hebat”, “Vulcano Jo yang Lain Palsu” terpampang rapi di barisan para pendukung.

Mentari beranjak perlahan menuju peraduannya, sempritan panjang dibunyikan oleh wasit menandakan kick off babak pertama dimulai. Kedua tim langsung berduel memainkan si kulit bundar, begitu orang-orang penikmat bola menyebutnya.

Permainan benar-benar menegangkan. Masing-masing tim begitu cekatan mempertontonkan skill yang memukau. Seru dan mengasikkan, memanjakan bola mata setiap penonton yang menyaksikan langsung pertandingan tanpa sedikit pun berpaling keluar lapangan. Tak mau kalah, suporter yang hadir mendandani Lapangan Pada sore itu, terus menyoraki semua pemain.

Dari bagian Timur lapangan, teriakan menggema; “Don Bosco, Don Bosco”, sedangkan dari bagian Barat dengan slogan “Bisa, Bisa, Hebat, Vulcano Jo, ini Vulcano Pa” dengan logat khas Lewoleba.

Serangan demi serangan yang dibangun oleh masing-masing kesebelasan tim masih mampu diamankan dengan baik oleh goal keeper kedua tim. Anak-anak Vulcano FC di bawah asuhan Coach Uchok Hurek dan Gerson Langoday begitu tenang dengan pola permainan yang begitu apik. Namun hingga half time skor tetap bertahan imbang 0-0.

Di babak kedua masing-masing tim tampil lebih gemilang. Si kulit bundar pun masih setia digiring di tengah lapangan. Tekanan juga serangan datang bertubi-tubi dari anak-anak kesebelasan Vulcano FC, namun masih digagalkan oleh defender dari SMAS Frateran Don Bosco Lewoleba. Pertandingan terus berlanjut, hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor tetap bertahan 0-0.

Perpanjangan waktu pun dilakoni kedua tim. Waktu yang diberikan adalah 14 menit (2×7 menit). Dalam pertandingan babak extra time ini, skor kedua tim tetap bertahan 0-0.

Babak Penalti

Momen yang ditunggu-tunggu sekaligus mendebarkan pun datang, yakni adu penalti. Masing-masing tim sudah bersiap di tengah lapangan. Penjaga gawang kedua tim bersiap mengambil tugas penting, menjaga jaring agar tidak kebobolan.

Empat gol tercipta dari kaki anak-anak Vulcano FC. Gol pertama dicetak oleh James Nama Pureklolon, gol kedua Iwata Halimaking, gol ketiga Yongki, dan gol keempat Raya Pureklolon. Sedangkan SMAS Frateran Don Bosco Lewoleba hanya mampu mencetak 1 gol. Satu tendangan lainnya mampu digagalkan oleh penjaga gawang Vulcano FC, Pius Dulimaking, dan satu tendangan lagi melebar di tiang gawang. Skor 4-1 untuk kemenangan Vulcano FC.

Sorak sorai para pendukung memecah langit Pada, Kecamatan Nubatukan. Bunyi-bunyian drum terus menggema sore itu. Samar dari jauh terdengar, “SMK Bisa, SMK Hebat, ini Vulcano pak, mental juara, Vulcano jo yang laen palsu”. Proficiat Vulcano FC. (Paullinho Tifaona, Guru SMKN 1 Ile Ape/ rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here