Kantor Bahasa Provinsi NTT Gelar Pelatihan Guru Utama Bahasa Kambera

0
77
Pembukaan kegiatan Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (Bahasa Kambera) pada Rabu (17/05/2023) di Hotel Padadita, Waingapu, Sumba Timur.

Sumba Timur, SEKOLAHTIMUR.COM – Kantor Bahasa Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Pelatihan Guru Utama Revitalisasi Bahasa Daerah (Bahasa Kambera) pada Rabu (17/05/2023) di Hotel Padadita, Waingapu, Sumba Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh 30 guru sekolah dasar dan 20 guru sekolah menengah pertama sebagai peserta.

Kegiatan yang akan dilaksanakan dari 17—21 Mei 2023 dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu. Dalam sambutannya, Umbu Ngadu Ndamu menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Bahasa Provinsi NTT yang memberikan ruang kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumba Timur untuk memberikan intervensi dalam pelaksanaan program Revitalisasi Bahasa Daerah, khususnya bahasa Kambera.

“Jati diri seseorang melekat pada bahasa daerahnya. Kalau orang Sumba sendiri, asli turunan orang Sumba, kalau tidak mengenal dan tidak bisa menggunakan bahasa daerah sendiri, bahasa Sumba, mungkin itulah orang yang paling sial,” tutur Umbu Ngadu Ndamu.

Pose bersama usai acara pembukaan.

Sementara itu Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT, Elis Setiati dalam sambutannya menyampaikan bahwa pada tahun 2023 sebanyak 71 bahasa/dialek yang tersebar di 25 provinsi di Indonesia akan direvitalisasi, salah satunya bahasa Kambera di Kabupaten Sumba Timur.

“Pemerintah daerah wajib ikut serta bertanggung jawab atas keberhasilan penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Ibu Tingkat Kabupaten Sumba Timur,” ujar Elis Setiati.

Hadir dalam acara pembukaan yakni, Marten L. Umbu Lapu selaku Kepala Seksi Kurikulum dan Penilaian SD Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Sumba Timur. Adapun para maestro dalam kegiatan ini, yaitu Stefani Hamapati, Marselinus Nggau Roti, dan Diana Debi Timoria yang sekaligus merupakan narasumber.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Merdeka Belajar Episode 17: Revitalisasi Bahasa Daerah yang merupakan salah satu kebijakan Merdeka Belajar oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai respons terhadap isu global kepunahan bahasa daerah.

Pada tahun ini dua bahasa daerah ditambahkan dalam daftar bahasa yang direvitalisasi di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang pada tahun sebelumnya 5 bahasa kini menjadi 7 bahasa. Bahasa-bahasa yang direvitalisasi tahun 2023 yakni, bahasa Kambera, bahasa Dawan, bahasa Manggarai, bahasa Rote, bahasa Abui, bahasa Kabola, dan bahasa Adang. (Rilis Berita Kantor Bahasa Provinsi NTT/rf-red-st)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here