Dosen dan Mahasiswa IPS Sosialisasikan Pakan Ternak Alternatif dari Limbah Batang Pisang

0
176
Pose bersama para dosen, mahasiswa KKN dengan warga Desa Lakat.

TTS, SEKOLAHTIMUR.COM – Sejumlah dosendan 12 mahasiswa Institut Pendidikan Soe (IPS) yang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik di Desa Lakat, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS melakukan sosialisasi dan pendampingan pembuatan pakan ternak alternatif dengan memanfaatkan limbah batang pisang. Kegiatan tersebut berlangsung pada tanggal 8 – 15 Maret 2023.

Dosen Pendamping Lapangan Meti O. Tefu, S.Pd., M.Si., kepada media ini menyampaikan bahwa pada tahun 2023 ini sebanyak 12 mahasiswa dari Institut Pendidikan Soe (IPS) melakukan KKN Tematik selama satu bulan di Desa Lakat, Kecamatan Kuatnana, Kabupaten TTS. Dalam KKN Tematik tersebut terdapat berbagai program salah satunya yaitu pendampingan pembuatan pakan ternak alternatif dengan memanfaatkan limbah batang pisang.

Tujuan dari program tersebut, jelasnya, yaitu untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang manfaat batang pisang bagi ternak babi. Selain itu juga meningkatkan keterampilan masyarakat  dalam mengolah limbah batang pisang menjadi pakan ternak babi.

Pakan ternak alternatif dari limbah batang pisang.

“Adapun manfaat dari limbah batang pisang untuk ternak babi yakni (1) meningkatkan nafsu makan pada ternak (babi), (2) sebagai pengganti air, (3) kualitas daging lebih baik, (4) ternak (babi) lebih tahan terhadap serangan penyakit,” ujarnya.

“Metode pengolahan limbah batang pisang dengan cara fermentasi. Adapun kegunaan dari Fermentasi tersebut yakni meningkatkan gizi dan nutrisi, meningkatkan daya cerna, meningkatkan palatabilitas pada ternak babi, mengurangi bau kandang, dan menghasilkan pupuk kandang yang berkualitas,” jelasnya.

Meti berharap dengan adanya sosialisasi dan juga pendampingan yang dilakukan kepada masyarakat, ke depannya masyarakat bisa memanfaatkan limbah batang pisang yang ada dengan baik dan mampu untuk mengolahnya secara mandiri.

Simeon Selan.

Simeon Selan, warga masyarakat Desa Lakat, yang ditemui di Kantor Desa Lakat, menyampaikan terima kasih kepada Institut Pendidikan Soe (IPS) yang melakukan KKN di Desa Lakat. Menurutnya kehadiran para mahasiswa yang melakukan KKN tersebut sangat berdampak dan banyak hal yang dipelajari salah satunya pemanfaatan limbah batang pisang kepada ternak babi.

“Sebagai masyarakat di Desa Lakat, saya menyampaikan terima kasih kepada Institut Pendidikan Soe yang tahun ini Melakukan KKN di sini. Kehadiran para mahasiswa KKN ini banyak hal yang kami peroleh. Selama ini banyak batang pisang namun kami buang saja dan tidak manfaatkannya, tapi dengan pendampingan pembuatan pakan ternak ini kami sangat bersyukur karena bisa memanfaatkan batang pisang untuk pakan ternak babi,” ungkapnya.

Yermias Kause.

Sementara itu Sekretaris Desa Lakat, Yermias Kause, menyampaikan terima kasih karena sosialisasi dan pendampingan tersebut sangat bermanfaat dan sebagai motivasi bagi warganya untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan limbah batang pisang yang ada.

“Sebagai pemerintah desa, kami menyampaikan terima kasih kepada para mahasiswa dan juga para dosen yang telah melakukan sosialisasi dan pendampingan pembuatan pakan ternak babi dengan memanfaatkan limbah batang pisang. Sebagai pemerintah desa, kami juga akan terus mendorong semua warga masyarakat yang ada untuk memanfaatkan setiap limbah batang pisang yang ada, ini juga merupakan motivasi bagi kami,” ujarnya. (Lenzho Asbanu/rf-red-st)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini